Polisi Tangkap Penambang Pasir Illegal di Aceh Jaya

KBRN, Calang : Polres Aceh Jaya kembali mengungkap kasus tindak pidana illegal mining berupa penambangan pasir dan kerikil menggunakan alat berat jenis ekskavator di Gampong (Desa) Sango, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa 21 Juni 2022.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono, mengatakan, pengungkapan tersebut bermula dari informasi masyarakat tentang adanya kegiatan penambangan yang diduga tidak memiliki izin di Pinggiran Sungai Gampong Sango, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pengecekan titik koordinat, ternyata penambangan tersebut benar adanya, namun masuk ke wilayah ilegal atau tidak ada izin,” kata Kapolres AKBP Yudi Wiyono, saat konferensi di Mapolres Setempat, Selasa (28/6/2022).

Personel nya sudah lakukan pengecekan koordinat dan diketahui penambangan itu tidak ada izin. Sehingga satu orang operator berinisial,43, beserta satu unit ekskavator merek Komatsu tipe PC-200 diamankan.

Di samping itu, ulas Yudi, petugas juga menemukan bukti berupa buku catatan mobil angkutan yang berisi kegiatan selama 14 hari Kerja dari 31 Mei - 21 Juni 2022. Dalam catatan tersebut juga tertera jumlah pasir atau kerikil yang diangkut sebanyak 269 truk yang dikalikan Rp200 ribu, dengan total pemasukan Rp53,8 juta.

“Saat ini, S beserta alat berat diamanakan di Polres Aceh Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepada S akan disangkakan pasal 158 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral,” kata Kapolres.(*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar