Penetapan Tersangka Perkara Pembangunan Taman Wisata di Sabang

KBRN, Banda Aceh : Kejaksaan Negeri Sabang tetapkan tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi dana desa.

Perkara tersebut terkait pembangunan Taman Wisata dan Edukasi Gampong Aneuk Laot, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, tahun anggaran 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Choirun Parapat, SH, MH dalam konferensi pers bersama Pewarta PWI Sabang menerangkan, sejauh ini pihaknya telah memeriksa 28 saksi dan satu orang ahli, serta telah menyita sejumlah dokumen dalam pendalaman dugaan tindak pidana Korupsi, yang menghabiskan anggaran sebesar 385 juta lebih itu.

"Dari pemeriksaan sejumlah saksi, ahli dan dokumen, tim jaksa penyidik telah menggelar rapat internal yang saya Pimpin, dan akhirnya berkesimpulan telah didapatkan minimal 2 alat bukti dan menetap dua orang yang harus bertanggung jawab sebagai tersangka," ucap Kajari Choirun, Rabu (26/1/2022).

Tegas Kajari Choirun, penetapan tersangka ini telah terlebih dahulu disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Sabang kepada yang bersangkutan dan pihak keluarga tersangka.

Tambahnya, pembangunan Taman Wisata dan Edukasi tersebut seharusnya selesai pada bulan Desember 2020. Namun hingga saat ini tidak selesai dikerjakan atau diserah terimakan kepada pihak Gampong Aneuk Laot, bahkan terbengkalai. Sementara anggaran telah 100% telah dicairkan.

“Terhadap kedua tersangka, tim penyidik menerapkan pasal 2, atau pasal 3 jo pasal 18 undang- undang monor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan undang- undang nomor 20 tahun 2001, jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dengan denda satu miliar rupiah.”

Pada kesempatan itu Kajari Sabang berpesan kepada tim Jaksa Penyidik untuk selalu serius dan professional menuntaskan perkara ini, hingga ke pengadilan nanti, guna menjadi pelajaran bagi penyelenggara Gampong di Kota Sabang, agar berhati- hati dan professional dalam mengelola anggran gampong.

Hadir dalam konferensi pers tersebut Kasi Intelijen Kejari Sabang Jen Tanamal, SH. MH, Kasi Pidana Khusus Fri Wisdom, SH, Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Yovi Iskandar, SH, serta Kasi Barang Bukti dan Barang Rampasan Tri Sutrisno, S.H.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar