Jelang Milad GAM, Polisi Perketat Pengamanan

Ilustrasi. Foto : RRI/Munjir

KBRN, Banda Aceh : Kepolisian Daerah Aceh memperketat pengamanan menjelang peringatan milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang jatuh pada setiap tanggal 4 Desember. 

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy mengatakan, Polda Aceh telah mengerahkan personel pengamanan di wilayah yang dianggap rawan. 

"Pengamanan akan ditingkatkan, personel juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan di tempat dianggap rawan dan strategis," kata Winardy Jumat (3/12/2021). 

Pihaknya, tambah Winardy, juga akan melakukan kegiatan razia jika diperlukan. Hal ini untuk mencegah dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penggunaan senjata tajam dan lainya. 

Winardy berharap semua pihak dapat menjaga situasi perdamaian Aceh dengan menciptakan kondisi yang aman. 

"Kota berharap jangan terlalu bereforia dan melakukan hal-hal yang dapat memicu kontraproduktif. Kita menginginkan perdamaian ini tetap terjaga dengan baik dengan menciptakan suasana aman, tentram dan damai," ujarnya. 

Perayaan milad GAM di Aceh akan berlangsung di sejumlah titik yang tersebar di kabupaten kota. Perayaan ini digelar dalam bentuk kegiatan doa bersama, kendhuri dan santunan anak yatim dan korban konflik. 

Sekilas tentang GAM, diketahui gerakan ini didirikan pada tahun 1976 yang diinisiasikan oleh Hasan Muhammad di Tiro. GAM merupakan gerakan separatis bersenjata yang memiliki tujuan untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Akibat perbedaan keinginan ini, GAM terlibat konflik bersenjata dengan Pemerintah RI selama 29 tahun. Tidak sedikit korban yang ditimbulkan akibat konflik ini, baik dari aparat keamanan, GAM maupun warga sipil. Namun pada tahun 2005 konflik antara GAM-RI ini diakhiri lewat perjanjian damai MoU Helsinky pada tanggal 15 Agustus. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar