Satreskrim Polres Aceh Singkil Amankan Empat Pelaku Judi Online Chip High Domino

KBRN, Banda Aceh : Maraknya judi online Chip High Domino yang meresahkan masyarakat menjadi atensi bagi Kepolisian Resort Aceh Singkil.  Hal ini terbukti dengan penangkapan terhadap tiga orang Agen dan Pemain judi online tersebut.  Adapun empat orang yang diamankan, berinisial  AA (40) warga Ketapang Indah, Kecamatan Singkil Utara, SR (33) warga Blok VI, Kecamatan Gunung Meriah,  AR (38) warga Blok VI, Kecamatan Gunung  Meriah,  dan FA (23) warga Desa Siderejo, Kecamatan Gunung Meriah.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Iin Maryudi Helman S.I.K melalui Kasat Reskrim IPTU Abdul Halim S.H  kepada RRI, Selasa (21/09/2021) mengatakan keempat pelaku saat ini diamankan di Tahanan Mapolres Aceh Singkil. Adapun penangkapan empat tersangka dari tiga Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kita dapat informasi dari masyarakat Aceh Singkil bahwa di wilayah  Hukum Polres Aceh Singkil sering terjadi perjudian High Domino.  Kemudian saya melalui Kapolres Aceh Singki diperintahkan untuk membasmi penyakit masyarakat ini.  Kemudian pada tanggal 18 September 2021, sekira pukul 12.00 WIB Tim Opsnal kita telah melakukan penyelidikan di beberapa wilayah.  Dan di tiga TKP kita temukan pelaku penjualan Chip High Domino ini.  Kemudian kita amankan empat tersangka, tiga diantaranya agen, dan satu diantaranya pemain,” papar Iptu Abdul Halim.

Dikatakan Iptu Abdul, untuk proses hukum keempat pelaku akan segera dipercepat. Sementara putusan hakim yaitu  dari Mahkamah Syariah.

“Kita kemarin sudah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan untuk segera percepatan pemberkasan.  Dalam waktu segera mungkin kita akan lakukan Tahap 1.  Ini tetap ke Mahkamah Syariah, karena Qanun. Nanti tergantung kepada Hakim Mahkamah Syariah untuk melakukan vonis terhadap pelaku ini.  Apakah dihukum cambuk, denda, atau penjara,” ujarnya.

Lebih lanjut Iptu Abdul mengatakan, selain keempat tersangka, Satreskrim Polres Aceh Singkil juga mengamankan barang bukti berupa empat unit Telepon Genggam (Handphone), dan uang sebesar Rp. 2 juta lebih  hasil penjualan Chip Domino.  Atas perbuatannya, tiga agen dijerat pasal 20 Jo Pasal 18  Qanun Aceh Nomor 6  Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, dan satu orang pemain dijerat  pasal 18 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Iptu Abdul menghimbau masyarakat agar tidak melakukan perjudian Domino, karena sangat meresahkan dan merugikan pelaku dan juga keluarga.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00