Hari Kedua Pencarian, Pencari Gurita yang Hilang di Laut Simeulue Belum Ditemukan

Foto : Jenedi Rahman/RRI

KBRN, Simeulue: Pencarian terhadap Baharudin Yusuf (20) warga Desa Inor, Kecamatan Teupah Barat, yang hilang saat mencari gurita di laut wilayah Desa Sital, Kecamatan setempat belum membuahkan hasil.

Hingga Jumat (20/5/2022) sore, Tim SAR gabungan Simeulue yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polairud, Lanal, dan personil Pos Ramil Kodim 0115, masih terus melakukan upaya pencarian, menyisir lokasi tempat kejadian.

"Bersama tim SAR gabungan kita sudah melakukan penyisiran diseputaran perairan berikut juga pantai, dengan hasil masih nihil. Hari ini kita kembali melanjutkan penyisiran di laut bersama tim penyelam desa setempat," ujar Kepala Kantor SAR Nias melalui Koordinator SAR Simeulue, Mahdi.

Ia mengatakan adapun armada yang terlibat dalam melakukan pencarian terhadap korban berupa perahu karet sebanyak tiga unit, dan boat nelayan tiga unit beserta tim penyelam sebanyak 20 orang.

Koordinator SAR Simeulue menyebutkan, untuk beberapa hari kedepan pihaknya masih terus melakukan pencarian. Selanjutnya ia akan meminta arahan dari pimpinan sebagai evaluasi terhadap proses pencarian selanjutnya.

Sebelumnya, korban dikabarkan sekira pukul 12.00 Wib korban bersama orang tuanya, Ali Salihin, tiba di pantai Desa Sital dengan tujuan memancing gurita.

Antara korban dan orang tuanya ketika mencari gurita tadi berjarak sekitar 10 meter.  20 menit memancing gurita korban hendak menghampiri orang tuanya dengan memotong arus laut.

Pada saat memotong arus laut dengan cara berenang, ia terseret arus dan hilang seketika, ia sempat berteriak meminta tolong kepada ayahnya. 

Namun saat Ayahnya hendak menolongnya, ia sudah tidak terlihat lagi. Salihin kembali ke darat meminta pertolongan untuk mencari korban.(Jenedirahman/mbo)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar