FOKUS: #PPKM

Pemberlakukan PPKM, Wisatawan di Pantai Cemara Indah Menurun

KBRN,  Aceh Singkil:  Selama Pandemi Covid 19, wisatawan yang berkunjung ke Pantai Cemara Indah mengalami penurunan.  Penurunan dikarenakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk daerah pariwisata, termasuk Pantai Cemara Indah, yang berlokasi di Kemukiman Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil.

Pengelola Pantai Cemara Indah, Supardi, kepada RRI menjelasakan penurunan pengunjung terjadi di hari biasa maupun di libur hari besar.

“Penurunannya sekitar 30 persen dari biasanya.  Karena kalau biasanya per harinya mau mencapai sekitar 150 orang, kalau sekarang palingpun dia 100 orang per hari.  Kalau hari besar, kalau dulu bisa mencapai 7.000 orang per hari.  Kalau sekarang paling 5.000 an.

Dikatakan Supardi, pengunjung Pantai Cemara Indah biasanya ramai dari luar kabupaten Aceh Singkil, seperti Kota Subulussalam.  Namun sekarang ini mulai berkurang.  Menurutnya, penurunan pengunjung juga dipengaruhi pendapatan masyarakat yang menurun.

“Mungkin karena faktor jarak tempuh.  Itu kan faktor ekonomi masyarakat cukup menurun kalau kita tengok dimana-mana.  Untuk kendaraan roda dua sekarang ga kita kutip biar murah untuk pengunjungnya.  Karena pernah kita coba, kita terapkan, pengunjung banyak yang mengeluh.,” tuturnya.

Lebih lanjut Supardi pengelolaan Pantai Cemara Indah saat ini ditangani oleh CV Samudaera.  Namun meskipun demikian, ia berharap di masa pandemi saat ini, Pemerintah Daerah mau membantu pengembangan Pantai Cemara Indah meskipun dalam status Level 3 PPKM.

Seperti diketahui  Pemerintah kembali memperpanjang status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk wilayah luar Jawa-Bali selama dua minggu, yakni dari 23 November hingga 6 Desember 2021.   Aceh Singkil masuk dalam daerah yang melaksanakan PPKM Level 3.    Yaitu sesuai dengan Instruksi Mendagri Nomor 61 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar