Mahasiswi Aceh Lumpuh Usai Divaksin

Ilustrasi. Foto : Republika

KBRN, Banda Aceh : Seorang mahasiswi asal Kabupaten Aceh Barat Amelia Wulandari (22) warga Desa Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat mengalami kelumpuhan yang diduga akibat vaksin covid-19. 

Mahasiswi Fakultas Hukum di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh itu menjalani vaksin di Akper Suak Ribee pada Selasa (27/7/2021). Usai divaksin, korban mual, kejang-kejang, kulit membiru hingga mengalami kelumpuhan. 

Dilansir serambinews.com, paman korban Allymuddin mengatakan, korban saat ini telah dibawa ke rumah sakit umum daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk mendapat perawatan.. 

Menurut pengakuan sang paman, Amelia mengalami keluhan penyakit lambung akut, tipes dan sinusitis. Korban sebelum di vaksin, sempat berkonsultasi dengan salah satu dokter di puskesmas Suak Ribee agar dikeluarkan surat keterangan. 

Lalu pihak puskesmas mengeluarkan surat keterangan soal penyakit yang diderita Amilia. Dalam surat keterangan tersebut Amelia disarankan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan dokter spesialis. 

Korban yang didampingi ibunya lalu mendatangi salah satu rumah sakit, dan oleh dokter spesialis di rumah sakit tersebut merekomendasikan agar korban tetap divaksin. Padahal korban sudah memperlihatkan surat keterangan soal keluhan penyakit yang dideritanya dari Puskesmas. 

Merasa tidak ada solusi terhadap keluhanya, korban kemudian terpaksa menjalani vaksin di Akper Suak Ribee. Namun setelah divaksin korban mengalami mual-mual pada siang harinya. Kemudian pada malam hari korban kejang-kejang dan kulit membiru hingga pada akhirnya korban lumpuh. 

Terkait kejadian ini, RRI mencoba untuk mengkonfirmasi kepada Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif. Namun dr. Hanif hanya mengarahkan kasus ini untuk ditanyakan kepada Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat. 

"Tanya langsung ke Kadis Aceh Barat," ucap Hanif singkat, Senin (2/8/2021).

Kemudian, RRI juga mencoba untuk menanyakan kejadian ini kepada Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, namun nomor ponselnya tidak aktif dan pesan yang dikirim belum mendapat balasan. 

Menurut informasi yang diterima, bahwa Amelia menjalani vaksin untuk keperluan sertifikat sebagai syarat administrasi di kampus Universitas Syiah Kuala. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00