Nakes Positif Covid 19, Pelayanan Puskesmas di Pulau Banyak Ditutup

KBRN, Banda Aceh : Satu Orang Tenaga Kesehatan (Nakes) Positif Covid 19, Pelayanan Puskesmas di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil ditutup Sementara.  Penutupan sementara untuk mengindari penyebaran Covid 19 di daerah tersebut, pasca delapan orang dari Pulau Banyak dinyatakan Positif Covid, satu perawat di Puskesmas tersebut dan tujuh orang masyarakat setempat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Nruman, kepada RRI, Rabu (23/06/2021) menjelaskan, penutupan pelayanan Puskesmas Pulau Banyak bersifat sementara.

“Kita melakukan penutupan sementara, sifatnya sementara karena ada staf tenaga nakes kita yang terkonfirmasi positif.  Kita sudah lakukan Tracing, kemudian kita ambil kontak eratnya.  Kita kirim ke Provinsi.  Seandainya nanti negatif, Insya Allah kita akan buka kembali.  Jadi kontak eratnya 15 orang, itulah yang kita tracing,” papar Nruman.

Nruman mengatakan, saat ini tenaga kesehatan dan tujuh masyarakat yang terkonfirmasi positif tersebut sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Mereka ini Isman (Red-Isolasi Mandiri) karena OTG, ga ada gejala.  Bersamaan dengan tenaga nakes, ada tujuh orang.  Kemarin itu kita ambil sampel, dan kita tracing, kemudian kita lakukan swab PCR sebanyak 15 orang. Keluar hasilnya delapan orang yang terkonfirmasi positif,” ujar Nruman.

Lebih lanjut Nruman mengatakan, selama pelayanan Puskesmas ditutup, untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) masih difungsikan selama 24 jam. Pengambilan obat juga dapat dilakukan melalui IGD.

“Bukan artinya tutup Total, bukan.  Tutup kita itu di pelayanan saja.  Kemudian untuk kegawatdaruratan, kemudian untuk ambil obat rutinitas, kemudian berobat, kita masih bisa melakukan melakukan IGD. Kita harapkan supaya IGD kita itu terus berfungsi dan betul-betul buka 24 jam,” terangnya.

Nruman berharap agar penyebaran Covid 19 di Kepulauan Banyak tidak semakin bertambah, diharapkan masyarakat setempat tetap menerapkan Protokol kesehatan.  Baik saat berobat maupun dalam keseharian masyarakat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00