Dinas PUPR TTU Kembangkan Aplikasi E-Lalan, Layanan Pengaduan Jalan untuk Masyarakat

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten TTU, Krisogonus Ahoinai saat di ruang kerjanya, selasa (23/02/2021).jpg

KBRN, Kefamenanu: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Timor Tengah Utara, provinsi Nusa Tenggara Timur, kembangkan aplikasi layanan untuk pengaduan masyarakat.

Aplikasi layanan pengaduan yang diberi nama E-Lalan atau Electronic Lapor Jalan tersebut, dapat dijalankan dengan menggunakan sistem teknologi berbasis android.

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR kabupaten TTU, Krisogonus Ahoinai kepada RRI menuturkan, aplikasi E-Lalan yang dikembangkan, bertujuan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan laporan ataupun pengaduannya terkait fasilitas jalan dan jembatan yang rusak.

Krisogonus menuturkan, dengan menggunakan sistem teknologi berbasis android, masyarakat dapat dengan mudah mengakses aplikasi E-Lalan melalui smartphone yang dimiliki sehingga masyarakat yang hendak melaporkan kerusakan jalan di wilayahnya tidak perlu lagi harus mendatangi kantor, terutama bagi masyarakat di desa yang jauh dari kota.

" dengan aplikasi E-Lalan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat supaya bisa melaporkan terkait kerusakan jalan dan lewat aplikasi ini juga, kami di bidang bisa menentukan skala prioritas penanganan, pemeliharaan dan peningkatan jalan, " ungkap Kabid Bina Marga, Dinas PUPR TTU, Krisogonus Ahoinai kepada RRI, selasa (23/02/2021).

Krisogonus mengatakan, setiap laporan ataupun pengaduan masyarakat yang disampailan melalui aplikasi E-Lalan akan langsung direspon dan ditangani.

Ditambahkannya, kerusakan jalan dan jembatan yang akan langsung ditangani yakni jalan dan jembatan yang masuk dalam kewenangan daerah.

" sistemnya, masyarakat cukup foto lokasi yang mengalami kerusakan dan melalui fitur lokasi yang ada pada smartphone, saat dikirim dan masuk ke server bidang bina marga akan langsung terdeteksi titiknya, sementara untuk saat ini kita masih menggunakan google map, " terangnya.

Dikatakan, secara internal aplikasi tersebut telah dilakukan uji coba, dan untuk pengembangan selanjutnya, aplikasi tersebut akan ditambahkan beberapa menu dan fitur lainnya seperti, jaringan jalan kabupaten serta chat online.

" tahun ini kita rencanakan untuk disosialisasikan sekaligus melaunchingnya, dan untuk sementara ada link yang akan kita bagikan untuk masyarakat agar bisa mendownload aplikasinya sedangkan untuk playstore, saat ini dalam proses pengurusan administrasi, " ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00