Terus Meningkat, Warga Negara Timor Leste Yang positiv Covid 19 Mencapai 22 Orang.

KBRN, Dili: Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) melalui, Kementrian kesehatan Timor Leste merilis data terbaru pasien yang positif tepapar virus covid-19, per 21 April 2020, sebanyak 22 orang yang seluruhnya warga negara Timor Leste. Data yang positif covid-19 tersebut terus meningkat dari sebelumnya hanya 18 orang.

Pelaksana Fungsi Konsuler Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili Yulius Mada kaka, dikonfrimasi RRI, Selasa (21/4/2020) mengatakan, warga negara Timor Leste yang positif tersebut menjalani karantina di Dili dan berhungan dengan pasien pertama yang sebelumnya  masuk ke Timor Leste awal April silam dari Indonesia. Saat ini yang positif tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit Santacruz Dili, pusat perawatan pasien Covid-19 di Timor-Leste.

Dikatakan jumlah warga yang masih menjalani karantina adalah 503 orang dalam pengawasan (ODP) 168 orang. Penanganan secara intensif dilakukan untuk pasien yang positif Covid-19 sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditentukan WHO, karena terus meningkat tingkat pengawasan di Timor Leste terus meningkat, seluruh warga dilarang beraktivitas di luar rumah dan menghimbau warganya menggunakan masker jika berada di luar rumah.

“Mereka yang positif menjalani karantina dan masih ada kaitan dengan kasus pertama, mereka dari Indonesia masuk ke Dili dari Atambua, NTT. Kami terus bangun koordinasi untuk memperbaharui perkembangan Covid-19 di Dili sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dan perlindungan bagi WNI,” ungkapnya.

Menurut diplomat yang baru bertugas setahun di Dili tersebut, dengan terus meningkatnya kasus Covid-19 di Timor Leste pengawasan intensif bagi Warga Negara Indonesia (WNI) terus ditingkatkan dengan membangun kerja sama dengan berbagai komponen, terus menghimbau agar WNI mengikuti imbauan otoritas setempat dan KBRI Dili.

Lanjutnya, KBRI terus membangun koordinasi dengan pemerintah Indonesia karena terdapat WNI yang ingin kembali ke Indonesia sehingga upaya terus dilakukan dan terus menghimbau agar WNI tidak panik namun tetap waspada.

“kami telah membentuk rencana kontijensi untuk mengatisipasi jika situasi memburuk di Timor Leste, melalui penghubung kita terus membangun koordinasi dengan seluruh WNI di 13 distrik. Kami juga membantu WNI yang Terdampak akibat pandemi ini,” jelasnya. 

Namun demikian, untuk memfasilitasi WNI yang berniat kembali ke Indonesia , KBRI Dili terus berupaya melakukan pendekatan dan komunikasi dengan otoritas terkait di Timor-Leste agar dapat membuka akses keluar WNI baik malalui darat maupun udara. Untuk itu, KBRI Dili tengah melakukan pendataan bagi WNI yang berniat untuk kembali selama masa lockdown.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00