Jalani Misi Diplomasi Kemaritiman Dua Kapal Perang Indonesia Kunjungi Timor Leste.

KBRN, Dili :  Menjalankan misi diplomasi kemaritiman, untuk menjadikan Indonesia sebagai poros matim dunia, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AU), mengirim dua kapal perang ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Kapal perang yang dikirim yaitu KRI Usman Harun-359 dan KRI Sultan Iskandar Muda-367 untuk mengikuti kegiatan Indonesia MARITIME ENVOY-19B TNI AU 2019,  sekaligus menjalankan misi diplomasi selama empat hari sejak 11- 15 desember 2019. 

Kedua kapal perang bersejarah tersebut dikirim untuk menjadi duta maritim Indonesia bagi Negara-Negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia.

Atase Pertahanan Keduataan Besar Repulik Indonesia (KBRI) Dili,  Kolonel Infanteri Elvin Tiomada Saragih, dikonfimasi RRI, Rabu (11/12/2019) menjelaskan, kapal perang milik Indonesia telah bersandar di dermaga Dili, tujuan kunjungan kapal tersebut merupakan bentuk dipolmasi maritim untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia seperti yang diharapkan Presiden Repulik Indonesia Jokowidodo. 

Lanjutnya dengan port visit yang dilakukan membangun kepercayaan dan menjaga hubungan baik negara yang berbatasan dengan Indonesia dan seluruh dunia.

"Pukul 09:00 WITA dua kapal perang TNI Angkatan Laut telah bersandar di dermaga Dili, yang dipimpin oleh Laksamana Pratama, Rudi Alvi Antara, saat tiba di Dili langsung disambut oleh Duta Besar RI Dili Sahat sitorus, dan rombongan, usai acara penyambutan dilanjutkan dengan kunjungan ke atas kapal,"Ungkapnya.

Kolonel (Inf) Elvin Tiomada Saragih menabahkan, melalui kegiatan Port Visit memberikan dampak positif bagi TNI AL, dengan adanya hubungan kerja sama dibindang angkatan bersenjata, khususnya angkatan laut kedua Negara. Ditambahkan, kedua kapal perang selama berada di Dili Timor Leste akan membuka pameran alutsista mini seperti pameran senjata serta open ship bagi para pejabat dari Timor Leste.

"Kunjungan TNI AL ke Timor Leste merupakan salah satu bentuk diplomasi martim, karena diplomasi maritim merupakan salah satu strategi pilar pembangunan yang terdapat pada konsep Indonesia sebagai poros maritim Dunia yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Jokowidodo, Implementasi diplomasi TNI AL dalam mendukung kebijakan politik luar Negeri Pemeritah, yaitu dengan menyelenggaraan Port Visit dengan menggunakan kapal Perang,"Jelasnya.

Atase Pertahanan Keduataan Besar Repulik Indonesia (KBRI) Dili,  Kolonel (Inf) Elvin Tiomada Saragih, mengungkapkan, Port Visit yang dilaksanakan KRI menjadi pilihan TNI AL Indonesia dalam melaksanakan peran diplomasi, karena kegiatan tersebut meruapak metode efektiv dalam menjalankan Diplomasi.

Lanjutnya, Diplomasi TNI AL membawa pesan politik Luar Negeri Negara yakni, mewujudkan perdamaian dan stabilitas dikawasan perbatasan dan Dunia, selain meningkatkan hubungan baik antar Negara, Port Visit dapat dimanfaarkan sebagai media Promosi memperkenalkan budaya, dan destinasi wisata serta produksi industri pertahanan Indonesia.

"Diharapkan kegiatan Port Visit ini, memberikan dampak positiv terutama, dalam bidang politik, ekonomi sosial, budaya, dan keamanan, dipilihnya Negara Timor Leste sebagai daerah Tujuan karena memiliki hubungan erat,"Pungkasnya.

Untuk ditehaui selama beradd di Timor Leste Delegasi TNI AL akan mengunjungi markas angakatan laut Timor Leste, bertemu Mentri Pertahanan Timor Leste, Panglima Angkat bersenjaga Timor Leste, melaskanakan siarah ke taman makam pahalwan seroja Dili, dan ditutup dengan resepsi diplomatik diatas kapal.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00