Minimalisir Pelintas Batas Ilegal Imigrasi Atambua serahkan PLB Bagi Masyarakat

KBRN, Atambua: Sebagai upaya meminimalisir pelintas batas  ilegal di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur,  Imigrasi kelas II-B Atambua menyerahkan kartu Pas Lintas Batas PLB, kepada masyarakat di desa-desa yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Timor Leste. Penyerahan PLB tersebut dilakukan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat bertepatan dengan upacara penutupan TMMD ke-106 Tahun 2019  di Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Duabesi.

Dikonfirmasi RRI Kepala kantor imigrasi kelas   II-B Atambua  Aswar Anas mengatakan upaya tersebut juga merupakan dukungan Imigrasi terhadap, program TNI  Tentara Manunggal Membangun Desa, yang dilakukan Kodim 1605 Belu.

“Maksud diberikannya Pas Lintas Batas ini, agar masyarakat, jika  ingin melintas ke Timor Leste, tidak lagi secara ilegal, Tapi bisa menggunakan PLB ini sebagai dokumen resmi. Ini juga kami lakukan sebagai upaya mendukung program TMMD tahun 2019, yang dilakukan Kodim 1605 Belu”. Kata Aswar Anas, Jumat (01/11/2019).

Menurutnya masyarakat yang mendapat PLB, adalah mereka yang telah memenuhi semua persyaratan, sehingga bagi masyarakat yang ingin memiliki PLB tinggal melengkapi persyaratan, karena sangat mudah dan gratis.

“Penyerahan PLB yang kami lakukan itu hanya kepada enam orang, karena mereka yang melengkapi persyaratan. Sementara bagi yang lainnya silahkan lengkapi persyaratan, nanti akan kami urus. Pas Lintas Batas ini, persyaratannya cukup mudah, yakni KTP, KK, Akta Lahir, rekomendasi Kelapa Desa, dan Pas, masyarakat juga tidak perlu membayar, karena nol rupiah”.

Ia berharap  kepada seluruh masyarakat desa yang berada di sepanjang garis perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste, agar segera mengurus Pas Lintas Batas, sehingga dalam aktifitas sehari-hari  tidak lagi melintas secara ilegal ke negara tetangga. MD

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00