Pelayanan PLN Atambua Penuh Drama

KBRN, Atambua: PLN Rayon Atambua, Propinsi  Nusa Tenggara Timur,  hingga saat ini belum menjawab permohonan masyarakat pelanggan untuk  pemasangan meteran baru. Hal tersebut menyebabkan sejumlah masyarakat yang berada di pusat kota Atambua belum menikmati penerangan listrik dari PLN.

Dikonfirmasi RRI,  melalui WhatsApp, Maneger Unit Pelanggan UPL- PLN Rayon Atambua Helmy Zulkarnain mengatakan,  belum dijawabnya permohonan pelanggan tersebut karena terjadi Over Blast (OB) trafo, sehingga pihaknya tidak bisa melakukan penyambungan atau pemasangan baru bagi pelanggan.

“Masalahnya trafo yang ada Over Blast (OB),   jadi kalau misalnya ada pemasangan meter baru,  nanti lampunya redup,  tidak terang”.  Kata Helmy (02/09/2019). 

Sementara itu Michale Tae ketua RT setempat mengatakan (OB) yang terjadi sebenarnya sudah diketahui pihak PLN sejak lama, bahkan menurutnya usulan penambahan daya juga telah disampaikan ke PLN, namun ironisnya hingga empat kali pergantian maneger, tak ada satupun yang berhasil menyelesaikan masalah tersebut.

“Masalah kekurangan daya ini, sebenarnya sudah lama. Kami sudah sampaikan ini ke PLN, tapi sampai sekarang tidak ada jawaban, padahal sudah sekitar empat kali pergantian kepala PLN”. Kata Michael.

Masyarakat di sekitar lokasi merasa tidak ada keadilan,  dalam pelayanan yang diberika PLN,  karena ada  masyarakat yang telah mengajukan permohonan sejak dua tahun lalu namun tidak dilayani, dengan alasan  Over Blast (OB) trafo, tapi kenyataannya PLN baru saja melayani pemasangan baru bagi masyarakat tertentu. Hal itu menimbulkan kecurigaan tersendiri terhadap pelayanan PLN. Akan hal tersebut Maneger PLN enggan berkomentar. 

Untuk diketahui lokasi Over Blast (OB) trafo tersebut berada di pusat kota Atambua, tepatnya di RT 20, Kelurahan Tulamalae, berjarak kurang lebih hanya 1 kilo meter dari Kantor PLN Rayon Atambua.  MD

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00