Perusahaan Swasta Juga Termasuk Perpanjangan Tangan BNNK

KBRN, Atambua: Kegiatan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilakukan Badan Narkotika Nasional BNNK Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur  kepada sejumlah perusahaan swasta di wilayah perbatasan Kabupaten Belu. Kegiatan yang dilakukan sebagai upaya kampanye  serta sosialisasi  gerakan anti narkoba di Indonesia khususnya di wilayah perbatasan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Belu Ferdinandus Bone Lau, dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut mengatakan,   narkoba termasuk persoalan besar  yang ada di Indonesia, yang dapat merusak generasi bangsa.

“Selain terorisme dan korupsi narkoba juga termasuk persoalan besar  yang ada di Indonesia, karena bahaya narkoba dapat merusak generasi bangsa, serta dapat mengakibatkan kematian”. Kata Ferdinandus di Atambua (27/06/2019).

Menurutnya  antisipasi peredaran narkoba  terus dilakukan karena wilayah perbatasan yang sangat luas, menjadi sasaran para pengedar, mengedarkan barang haram tersebut, sehingga ketrlibatan pihak swasta juga menjadi penting dalam melakukan pemberantasan.

“Untuk melakukan pencegahan, maupun pemberantasan kami dari BNN tidak dapat bekerja sendiri, oleh karena itu kami menggandeng semua pihak termasuk seluruh perusahaan swasta agar kita sama-sama, mengkampanyekan gerakan anti narkoba ini kepada masyarakat”.

“Satu hal yang menjadi prtimbangan kami adalah perusahaan swasta memiliki banyak karyawan, jadi kalau kita semua gencar menyuarakan hal ini, maka semua akan bisa teratasi”.

Tambah Bone Lau pengetahuan masyarakat terhadap bahaya narkoba perlu terus ditingkatkan. Sehingga melalui kegiatan tersebut ia berharap  dapat meminimalisir, serta memberantas Narkoba.MD

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00