Pengkab TI Belu Kembali Gelar Atambua Border Open Taekwondo Championship ABOTC 2019

KBRN, Atambua: Pemerintah Kabupaten Belu, melalui Pengkab TI Kabupaten,  kembali menggelar Atambua Border Open Taekwondo Championship ABOTC-II  tahun  2019 di Atambua ibukota Kabupaten Belu rabu, (18/12/2019). Seperti halnya pada ABOTC-I tahun 2018 lalu,  turnamen tersebut juga diikuti atlit dari negara tetangga Timor Leste.

Bupati Belu Willibrodus Lay dalam sambutannya ketika membuka ABOTC 2019 mengatakan, turnamen yang digelar merupakan upaya  meningkatkan perkembangan olahraga taekwondo di Nusa Tenggara Timur pada umumnya, dan secara khususs di Kabupaten Belu. Selain itu tambah Willi Lay melalui  even tersebut dapat  mempererat  hubungan baik Indonesia dengan negara tetangga Timor Leste.

“Atambua Border Open Taekwondo Championship ini merupakan suatu turnamen yang sangat besar, dilihat dari jumlah pesertanya yang mencapai 550 atlit, dari Indonesia, maupun Timor Leste. Kita semua berharap melalui turnamen ini, selain dapat menjaring bibit atlit, juga dapat mempererat hubungan antara kedua negara melalui olahraga”. Kata Willy Lay.

Hal senada juga disampaikan Presiden Taekwondo Timor Leste PTTL Anggelo Neves. menurutnya kehadiran Timor Leste dalam turnamen ABOTC ini, lebih pada mempererat hubungan persaudaraan. Meski demikian tambahnya  Timor Leste juga memasang target juara.

“Tujuan kami datang berpartisipasi di turnamen ABOTC ini adalah, lebih kepada menjalin hubungan baik antara Indonesia dan Timor Leste. Sementara mengenai target, itu tetap menjadi prioritas, karena kami juga ingin menunukan kualitas dan prestasi  atlit kami”. Ungkap Angelo.

Atambua Border Open Taekwondo Championship 2019, berlangsung 18 hingga 20 desember 2019, diikuti 22 dojang,  7 diantaranya dari Timor Leste, sementara 15 dojang dari indonesia  masing-masing berasal dari   Kabupaten Belu, Malaka, TTU, TTS, Kupang,  dan Kabupaten Sumba Barat dengan total atlit sebanyak 550 orang. MD

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00