PSHT Cabang Belu Gelar Pelatihan Silat dan Prestasi Pertama di NTT

KBRN, Atambua: Menciptakan manusia yang berbudi luhur, dan berprestasi menjadi tujuan  utama yang ingin dicapai Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) cabang Belu. Hal tersebut dikatakan Ketua cabang PSHT Belu, Ruben Dasilva Tavares disela-sela kegiatan pelatihan silat dan prestasi, bertempat di gedung olahraga (GOR) L.A.Bone Atambua, minggu (03/02/19) sore.

Kegiatan tersebut merupakan yang pertama di kabupaten Belu, bahkan di NTT yang mana mendatangkan pengurus PSHT pusat.

“Kegiatan ini adalah bagian dari program kami di Belu, kebetulan ini juga merupakan  kegiatan yang pertama kali dilakukan di Atambua, bahkan di NTT, karena tidak semua orang bisa mendatangkan pengurus dari pusat. Tapi karena kami ingin kedepan PSHT  ini lebih baik maka kami sepakat mengundang pengurus pusat untuk hadir dan bisa menyelenggarakan kegiatan ini”.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Dewan Pusat PSHT Andreas Eka Sakti Yudiawan.SE, mengapresiasi upaya yang telah dilakukan pengurus cabang belu. Mantan juara dunia itu mengatakan PSHT bersifat universal, Sehingga seluruh pengurus pusat menaruh harapan, warga PSHT di Belu nantinya bisa menjaga kerukunan di perbatasan Indonesia-Timor Leste.

“Kami di pusat, dan saya secara pribadi mengapresiasi apa yang dilakukan pengurus cabang Belu yang baru ini. Karena dengan melaksanakan kegiatan seperti ini, bisa memberi pemahaman yang lebih tentang PSHT”.

“PSHT itu sebenarnya bersifat universal, tidak memandang suku, agama, ras , atau golongan, sehingga kami menaruh harapan, warga kami di belu ini bisa menjaga kerukunan di perbatasan, selain itu juga bisa berprestasi”.

Ia berharap dengan diadakannya kegiatan tersebut warga PSHT di kabupaten Belu makin maju, berbudi pekerti, dan luhur, serta terus beriman kepada Tuhan yang Maha Esa.

Kegiatan pelatihan silat dan prestasi tersebut diikuti kurang lebih dua ratus warga PSHT dari kabupaten Belu, Malaka,  Timor Tengah Utara, (TTU), dan dari negara tetangga Timor Leste. MD

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00