Polres TTU Launching Kampung Tangguh Ketahanan Pangan Nusantara di Desa Humusu Wini

Kapolres TTU, AKBP. Nelson Felipe Diaz Quintas didampingi Kadis Kesehatan TTU, Thomas Laka saat melihat langsung proses penyulingan minyak kayu putih di desa Humusu Wini..jpg

KBRN, Kefamenanu: Kepolisian Resort Timor Tengah Utara, Polda Nusa Tenggara Timur, resmi melaunching Kampung Tangguh Ketahanan Pangan Nusantara di Desa Humusu Wini, kecamatan Insana Utara, kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Kegiatan launching Kampung Tangguh yang berlangsung di Kormerah, RT. 017 RW. 002, Desa Humusu Wini, kecamatan Insana Utara, TTU, pada rabu (24/02/2021), dilakukan langsung oleh Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP. Nelson Felipe Diaz Quintas.

Kampung Tangguh Nusantara di desa Humusu Wini tersebut merupakan kelompok masyarakat yang bergerak di bidang usaha penyulingan minyak kayu putih dan merupakan program yang diinisiasi oleh Polri.

Kapolres Timor Tengah utara, AKBP. Nelson Felipe Diaz Quintas kepada RRI mengatakan, kampung tangguh nusantara merupakan salah satu program yang diinisiasi oleh Polri guna membantu memulihkan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

" kampung tangguh nusantara merupakan program yang diinisiasi Polri yang bertujuan untuk mendukung pemulihan ekonomi daerah, mewujudkan wilayah yang tangguh dan tanggap terhadap Covid-19 serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan dan bahaya Covid-19, " ungkap Kapolres TTU, AKBP. Nelson Felipe Diaz Quintas kepada RRI, kamis (25/02/2021).

Kapolres menjelaskan, Kampung Tangguh Nusantara di desa Humusu wini merupakan kelompok kormerah yang berjumlah 17 anggota dengan bidang usaha penyulingan minyak kayu putih.

Selain di desa Humus Wini, lanjutnya, program yang sama akan dilaksanakan di sejumlah desa lainnya yang berada di wilayah hukum Polres TTU.

" kelompok ini ada 17 tempat penyulingan dan harga minyak kayu putih ini di jual dengan harga Rp. 300.000,- untuk botol yang berukuran besar sedangkan botol dengan ukuran kecil dijual dengan harga Rp. 100.000, " terangnya.

Ia berharap, dengan dilaunchingnya kampung tangguh nusantara tersebut, banyak konsumen yang akan mengetahui tempat penyulingan dan membeli minyak kayu putih hasil penyulingan di kelompok tersebut.

" kita berharap melalui launching ini, masyarakat dapat mengetahui tempat penyulingan minyak kayu putih dan bisa membeli hasil usaha kelompok ini, sehingga usaha ini dapat terus berkembang pesat, " harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00