Sebanyak 3.080 Dosis Vaksin Covid 19 Tiba Di Perbatasan Atambua Belu.

Wakil Bupati Belu didampingi Penjabat Sekda Belu, saat meninjau penyimpanan Vaksin Covid 19 Sinovac.
Dua boks tempat penyimpanan vaksin di gudang dinas kesehatan Belu.

KBRN, Atambua: Setelah pendistribusian di Provinsi Nusa Tenggara Timur beberapa pekan lalu, Vaksin Sinovac yang digunakan dalam program vaksinasi COVID-19 di Indonesia, akhirnya tiba di perbatasan Atambua Kabupaten Belu, dengan pengawalan dari Pihak Kepolisian dan TNI, jatah vaksin covid 19 yang diterima dari propinsi sebanyak  3.080 Dosis dan telah tersimpan di gudang varmasi milik Dinas kesehatan Kabupaten Belu.

Untuk memastikan Vaksin tersimpan secara aman wakil Bupati Belu J.T.Ose Luan bersama Penjabat Sekda Belu didampingi Kepala Dinas keseahatan melakukan pengecekan di gudang varmasi milik dinas kesehatan Kabupaten Belu Jumat, (29/02/2021)

Wakil bupati belu J.T Ose Luan saat memantau penyimpanan vaksin mengungkapkan,  pemberian vaksin perdana akan diberkan bagi 10 orang perwakilan dari berbagai unsur karenanya perlu dipersiapkan dengan baik karena penerima vaksin harus dalam kondisi sehat sehingga akan dilakukan screaning.  Pihaknya juga mengingatkan agar vaksin yang tersimpan diruangan penyimpanan harus dengan suhu yang sesuai sehingga tidak rusak. Dikatakan koordinasi dan kerjasama perlu dibangun secara baik dengan tenaga kesehatan di puskesmas sebagai lokasi pemberian vaksin.

“Vaksin ini dari Propinsi telah ada Belu dan akan segara dilakukan vaksinasi perdana karenanya Dinas kesehatan sebagai pelaksana perlu menyiapkan secara baik sehingga vaksinasi perdana dapat berjalan dengan baik, pastikan penerima vaknsin dalam kondisi yang sehat dan vaksinator siap melaksanakan program ini,”Ungkapnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Belu menjelaksan sebanyak 17 puskesmas telah dipersiapkan untuk pelaksanaan vaksin dengan 34 tenaga vaksinator yang telah mengikuti pelatihan. Ditambahkan untuk sepuluh orang penerima vaksin perdana akan dilakukan pengecekan lanjutkan sehingga siap saat dilakukan vaksinasi. Sementara berkiatan dengan tenaga kesehatan yang akan menerima vaksin sebanyak 1.340 orang, dengan setiap orang akan merima dua kali vaknsin.

 “Persediaan vaksin telag tiba di Atambua, selanjutnya segera kita distribusikan ke puskesmas-puskesmas untuk digunakan disana. Jadi pelaksanaan vaksin ini disemua Puskesmas, ada 17 Puskesmas rumah sakit umum kita tidak menjadi tempat pelaksanaan vaksin, hanya difokuskan di puskesmas saja,”Pungkasnya.

Menanggapi dengan telah tersedianya vaksin dikabupaten Belu seorang masyarakat, Reynold Fanggidae mengungkapkan, dukungan terhadap vaknsin yang ada karena merupakan uoaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 karenta diharapkan pemerintah segara melaksanakan vaksnin secara massal sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. Sebagai tokoh pemuda pihkanya juga mengajak seluruh elemet untuk mendukung program vaksin dengan siap merima vaksin.

“Sebagai Masyarakat saya sangat mendukung program Vaksinasi ini, karena akan memuntus mata rantai penyebaran virus ini, saya harap segara dilakukan vaksin secara massal agar semua masyarakat mendapatkan jatah vaksin,”Ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00