FOKUS: #VAKSIN COVID-19

26 pekerja asal semarang dikarantina, pelajar SDN Neonbat diliburkan

KBRN, Kefamenanu: Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Neonbat, kelurahan Maubeli kecamatan Kota Kefamenanu,TTU terpaksa diliburkan pada rabu, (03/12/2020).

Hal tersebut menyusul 26 pekerja asal Semarang Jawa Tengah yang baru didatangkan oleh Pihak Perum Biro Permai cabang Kefamenanu selaku kontraktor pelaksana proyek pengerjaan gedung SDN Neonbat, tidak melalui proses karantina selama 14 hari di Rusunawa BTN Kefamenanu sesuai aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Pantauan RRI di lokasi SDN Neonbat, rabu (02/12/2020), siswa-siswi yang sudah berada di sekolah sejak pagi, tidak diijinkan masuk ke area sekolah dan terpaksa diminta kembali ke rumah masing-masing oleh para guru di SDN Neonbat lantaran area gedung sekolah sebelumnya telah ditempati oleh para pekerja tersebut.

Usai siswa-siswi dipulangkan, tampak para guru SDN Neonbat pun terpaksa harus pulang ke rumah masing-masing dan KBM pun ditiadakan.

Sementara di area sekolah saat ini, hanya tampak sejumlah pekerja proyek pembangunan gedung SDN Neonbat yang masih melakukan aktivitas pekerjaan.

Kepala SDN Neonbat, Yuliana Pakaenoni saat dikonfirmasi membenarkan, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolahnya terpkasa dihentikan.

Hal tersebut, lanjut Yuliana, sebagai upaya dari pihak sekolah untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

" anak-anak tidak sekolah karena untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran virus di sekolah, karena ada pekerja dari jawa yang datang ke sekolah, kita antisipasi jangan sampai dari 26 pekerja asal jawa itu ada yang sudah terpapar virus " ungkap Kepsek SDN Neonbat, Yuliana Pakaenoni saat dikonfirmasi RRI, rabu (03/12/2020).

Yuliana mengatakan, usai para pekerja tersebut dijemput dari sekolah untuk dibawa ke rusunawa pada selasa (01/12/2020) malam, petugas satgas covid-19 kabupaten TTU langsung melakukan penyemprotan desinfektan di seluruh area gedung sekolah yang sebelumnya telah ditempati oleh para pekerja.

Dijelaskan Yuliana, akibat kondisi tersebut proses KBM di SDN Neonbat terpaksa harus dihentikan satu hari dan akan kembali berjalan normal pada kamis (03/12/2020).

" proses KBM akan kembali berjalan seperti biasa pada kamis 03 desember 2020, karena hari senin 07 desember 2020 anak-anak sudah ujian " jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 26 orang pekerja asal semarang jawa tengah yang didatangkan oleh Perum Biro Permai cabang Kefamenanu untuk mengerjakan proyek pembangunan yang saat ini sedang ditanganinya diduga telah membohongi petugas Satgas Civid-19 Kabupaten TTU yang berjaga di Pos Perbatasan Oeperigi dengan alasan tujuan ke Atambua.

Namun dalam perjalanan, diketahui para pekerja tersebut dialihkan untuk mengerjakan proyek pembangunan gedung SDN Neonbat di kelurahan Maubeli kecamatan Kota Kefamenanu yang sesuai masa kontraknya diketahui akan berakhir pada 15 desember 2020.

Kedatangan para pekerja asal semarang tersebut, berhasil ditelusuri dan diketahui oleh salah satu anggota Polres TTU, Brigpol. Raimundus Jimmi yang juga selaku Bhabinkamtibmas di kelurahan Maubeli.

Usai ditelusuri, Brigpol. Raimundus Jimmi pun langsung melakukan koordinasi dengan Petugas Satgas Covid-19 yang berjaga di Pos Oeperigi dan para pekerja tersebut langsung dijemput untuk dibawa ke karantina pada selasa (01/12/2020) malam sekitar pukul. 20.00 Wita.

Sebelumnya para pekerja tersebut diketahui tiba di lokasi SDN Neonbat pada selasa (02/12/2020) sekitar pukul. 17.30 Wita dengan menggunakan angkutan Bus dari Kupang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00