Ruang Isolasi di RSUD Kefamenanu, siap digunakan

Bangunan Ruang Isolasi di RSUD Kefamenanu.jpg

KBRN, Kefamenanu: Ruang Isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu yang dibangun oleh Pemerintah kabupaten TTU untuk menangani pasien yang terkonfirmasi positif covid-19, saat ini telah selesai dikerjakan dan siap untuk digunakan.

Hal tersebut, disampaikan oleh mantan Dirut RSUD Kefamenanu, dr. Agustina Tanusaputra saat ditemui RRI usai melaksanakan acara serah terima jabatan Dirut RSUD Kefamenanu kepada Plt. Dirut RSUD Kefamenanu, dr. Theresia A.J. Mulowato, senin (05/10/2020).

" sudah selesai, tinggal dokumen saja, tapi pasien kalau ada dan memang membutuhkan, sudah bisa masuk dan sudah bisa dipakai " jelas dr. Agustina Tanusaputra kepada RRI, senin (05/10/2020).

Mantan Dirut RSUD kefamenanu tersebut menjelaskan, bangunan yang menghabiskan anggaran sekitar lebih dari 500 juta rupiah tersebut, sudah dilengkapi dengan ruang tekanan negatif serta alat fentilator untuk pasien yang kondisinya gawat darurat.

" tekanan negatif ada tiga kamar, dengan rincian, yang dua itu masing-masing satu kamar, sementara yang satunya untuk tiga bed, jadi jumlahnya lima, nanti juga akan dilengkapi dengan alat bantu pernapasan untuk yang gawat darurat, jadi yang sakitnya sedang sampai berat masuk kesini " terangnya.

Sementara terkait satu pasien positif yang saat ini berada di RS Darurat Rusunawa BTN, menurut Agustina pasien tersebut dalam kondisi yang stabil dan baik sehingga tidak membutuhkan penanganan di ruang isolasi RSUD kefamenanu.

Kendati demikian, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan jika pasien tersebut ingin menjalani perawatan di ruang isolasi yang baru selesai dibangun tersebut.

" kalau memang dia tidak nyaman disana dan mau dipindahkan kesini, ya kita pindahkan, kita juga sudah beritahukan kepada beliau, terserah kalau mau disana atau disini, kalau sudah nyaman disana silahkan " tuturnya.

Sedangkan terkait anggaran pemeliharaan ruang isolasi tersebut, diakui Agustina, saat ini belum dianggarkan dan rencananya akan segera diusulkan.  

Sementara itu Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Tilis menambahkan, terkait anggaran pemeliharaan ruang isolasi tersebut, pihaknya akan menunggu usulan dari manajemen RSUD Kefamenanu.

Dan jika sudah ada usulan, lanjut Fransiskus, selaku TAPD, pihaknya akan menyetujui untuk selanjutnya dibawa ke DPRD TTU untuk dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD TTU.

" dari rumah sakit yang harus rancang anggarannya kemudian diajukan ke TAPD dan setelah TAPD kita akan bawa lagi ke rapat Banggar, butuh biaya berapa dan untuk apa saja, dari rumah sakit yang rancang, tinggal kita bawa ke rapat Banggar di DPRD " jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00