Kunjungi TTU, Ketua Bawaslu RI minta Pengawas Pemilu bekerja secara Profesional

KBRN, Kefamenanu: Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia,  Abhan,SH,MH melakukan kunjungan kerja ke kabupaten Timor Tengah Utara, provinsi Nusa Tenggara Timur, jumat (02/10/2020).

Saat tiba di kota Kefamenanu, Ketua Bawaslu RI beserta rombongan, diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten TTU, Marthinus Kolo bersama Ketua Bawaslu Kabupaten Belu, Andreas Parera serta para komisioner dan staff Bawaslu Kabupaten TTU dan Belu di lobi hotel Victory 2 Kefamenanu.

Sebelum memasuki ruang pertemuan, terlebih dahulu Ketua Bawaslu RI bersama rombongan disambut secara adat Timor oleh para tokoh adat.

Kepada RRI, Ketua Bawaslu RI, Abhan,SH,MH mengatakan, kunjungannya tersebut dalam rangka untuk memonitoring kesiapan pengawas Pemilu di sejumlah daerah di NTT yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada tanggal 9 desember tahun 2020, termasuk diantaranya kabupaten TTU, Belu dan Malaka.

" agenda kami adalah melihat situasi kesiapan kawan-kawan dalam melakukan pengawasan tahapan kampanye dan juga memberi support moral kepada kawan-kawan untuk tetap bekerja secara maksimal dan profesional dalam melakukan tugas pengawasan di tahapan pilkada ini, terutama saat ini sudah memasuki tahapan kampanye " ungkap Ketua Bawaslu RI, Abhan,SH,MH kepada RRI usai melakukan pertemuan dengan para Komisioner serta Staff Bawaslu dari Kabupaten TTU, Belu dan Malaka di hotel Victory 2 Kefamenanu, jumat (02/10/2020).

Abhan mengatakan, akibat kondisi pandemi covid-19, tentunya banyak aturan yang harus diikuti dan ditaati dalam setiap tahapan pilkada, terutama dalam hal penerapan aturan protokol kesehatan dalam melakukan tahapan kampanye.

" kampanye tahapan pilkada di tengah kondisi pandemi ini, banyak aturannya yang harus ditaati, misalnya batasan kerumunan orang/peserta dan juga harus mematuhi aturan protokol kesehatan lainnya " jelasnya.

Abhan juga meminta kepada para pengawas pemilu di kabupaten TTU, Belu dan Malaka, yang akan melakukan tugas pengawasan terhadap setiap tahapan pilkada serentak tahun 2020, untuk bekerja secara maksimal, profesional terutama menjaga integritas sebagai penyelenggara.

" sebagai penyelenggara mau tidak mau harus adil, objektif, tidak berpihak dan bekerja secara profesional, kalau penyelenggaranya bisa baik, masyarakat/pesertanya taat terhadap hukum maka pilkada ini akan baik dan bisa menghasilkan pemimpin yang baik " tuturnya.

Turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung di aula hotel Victory 2 Kefamenanu, Ketua Bawaslu Prov. NTT,  Thomas M. Djawa, Ketua Bawaslu Kab.TTU, Marthinus Kolo, Ketua Bawaslu Kab. Belu, Andreas Parera, Ketua Bawaslu Kab. Malaka, Petrus Nahak Manek, Ketua Bawaslu Kab.TTS, Melky E. Fay, Ketua Bawaslu Kab. Kupang, Martonireo, Ketua Bawaslu Kota Kupang, Julius Nomleni, para Komisioner dan staff Bawaslu RI dan NTT serta Panwascam se- kabupaten TTU. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00