Babinsa Kodim 1618 TTU Berperan Aktif Posco Covid-19

Posco Covid-19 Desa Motadik TTU-NTT

KBRN, Atambua : Unsur TNI Kodim 1618 Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur, melalui jajaran tingkat bawah para Babinsa di setiap Komando Rayon Militer (Koramil) ditengah masa pandemi covid-19, berperan aktif dengan turut ambil bagian dalam hal pelayanan masyarakat.

Partisipasi aktif personil TNI di wilayah perbatasan RI dengan Negara Timor Leste ini, yakni pelibatan di setiap posko jaga mengawasi lalu lintas keluar masuk orang, maupun turut serta membantu memobilisasi masyarakat sehingga bisa memperoleh pelayanan vaksinasi.

"Kita cek warga yang masuk ukur suhu, pakai masker, data supaya kita tahu dari mana. Kalau warga asing ini yang kita wanti-wanti maka periksa KTP mereka yang masuk," Ungkap Babinsa Desa Motadik Sertu Abilio Dosantos dikonfirmasi RRI, Selasa (22/6/2021). 

Ia mengatakan, pengaktifan posco covid-19 disetiap titik batas wilayah TTU sebenarnya sudah berjalan terhitung tiga bulan. Hal itupun dilakukan bersama jajaran terkait unsur kepolisian para Babinkamtibmas, juga pihak kesehatan dan Dinas Perhubungan.

Secara rutin memeriksa perlintasan keluar masuk orang agar tetap patuh terhadap ketentuan protokol kesehatan.

"Memang bulan pertama ada yang komplein bilang covid sudah tidak ada kita bertugas perlu ketegasan-ketegasan. Tidak taat aturan Prokes ikut merugikan orang lain kan," Tandasnya. 

Sementara menunjang tugas dilapangan lanjutnya, Dandim 1618 TTU turut memberikan pembekalan kepada segenap personil agar selalu berpedoman kepada ketentuan protokol kesehatan. Pendekatan pelayanan kepada masyarakat itupun harus dilakukan secara persuasif.

"Bukan kita arahkan masyarakat lalu kita tidak laksanakan justru kita yang sudah divaksin. Desa sudah ada dampingi kesehatan langsung turun ada sebagian sudah mulai," Jelasnya.

Menurutnya, pemantauan keluar masuk warga pada posco covid-19 desa Motadik TTU lokasi ruas jalan berbatasan wilayah Belu ini, belum terdapat mereka yang saat melintas terdeteksi mengarah ke penyakit covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00