Tertip Lalu Lintas Darat, Terminal AKDP Lolowa Difungsikan

KBRN. Atambua : Dinas Perhubungan (Dishub) UPT Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam upaya melakukan pengawasan, pengendalian dan penertipan terhadap Angkutan Kota Dalam Propinsi (AKDP)  di wilayah Kabupaten Belu menunjukkan perubahan yang cukup signifikan.

Hal ini disampaikan Kepala UPTD Pengelola Prasarana Teknis Perhubungan Wilayah Kabupaten TTU, Belu dan Malaka Michael Bani kepada RRI dalam dialog Lintas Atambua Pagi.  Rabu, (16/6/2021).

Michael menjelaskan, terdapat perubahan sikap yang sadar akan ketertiban dalam berlalulintas khususnya di dalam Kota Atambua, baik aktivitas angkutan antar Kabupaten yang biasanya dikeluhkan masyarakat di beberapa titik seperti area Pasar Baru, Simpang Pelita dan kilometer 3 sudah dapat diterbitkan. 

"Dari Hasil pantauan kami terakhir, dari beberapa titik tersebut sudah lengan atau tidak ada lagi parkiran-parkiran yang menghambat arus lalu lintas." jelas Michael Banik.

Sementara, PLT Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belu Robert Siktus Parera, mengakui lalu lintas di wilayah Kota Atambua selama ini belum tertata dengan baik.

Untuk itu, UPTD Dishub Propinsi NTT dan Kabupaten Belu mengambil langkah untuk  melaksanakan penertiban transportasi di Kota Atambua dan sekitarnya. Dengan komitmen untuk menciptakan kertiban dalam berlalulintas dan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan. Sinergitas yang terbangun diimplemntasikan dengam melaksanakan beberapa kegiatan penertiban.

"Kita sudah lakukan penertiban terminal bayangan yang menjadi keluhan dari masyarakat, melalui pendekatan dan sosialisasi. Hasilnya bahwa saat ini terminal bayangan sudah tidak ada dan terminal Tipe B Lolowa sudah dimanfaatkan kembali sebagai tempat mengangkut dan menurunkan penumpang," ungkapnya Robert Siktus.

Dengan telah beroperasi terminal Tipe B Lolowa, bagi masyarakat pengguna jasa tranportasi untuk memanfaatkan fasilitas ini, sebagai titik keberangkatan maupun kedatangan, himbau Robert.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00