Kanak-Kanak Yesus Paroki Umanen Belu Dibaptis

Misa Pembaptisan Gereja Katholik Paroki Bunda Penebus Umanen Keuskupan Atambua

KBRN, Atambua : Kasih itu rendah hati sifatnya merangkul, menerima dan mengerti sesama apa adanya.

Hal sederhana dalam perwujudan sikap kasih itu adalah bagaimana sedianya bisa tergerak hati menolong sesama yang sedang mengalami kesulitan hidup.

Demikian renungan singkat disampaikan Pater Bernadus Uskono MSsCc pada perayaan misa ekaristi kudus Penerimaan sakramen baptis bagi kanak-kanak Yesus Gereja Paroki Bunda Penebus Umanen Keuskupan Atambua, Selasa (15/6/2

"Bacaan-bacaan suci menegaskan kepada kita tentang kasih.Kristus telah menjadi miskin karena kalian. Kemiskinan Kristus membuat kita kaya dihadapan Tuhan juga dihadapan sesama," Ungkapnya.

Sementara panggilan menjadi murid Kristus kata Pater Bernadus, adalah panggilan menuju kesempurnaan. Walaupun disisi lain terdapat kelemahan atas dosa dan kerapuhan. Tetapi sejatinya akan menjadi lebih sempurna apabila kita hidup dalam kasih Kristus.

"Panggilan menjadi murid Kristus adalah panggilan menuju kesempurnaan walaupun sebenarnya ada sisi lemah, ada dosa ada kerapuhan, tetapi akan lebih sempurna kalau kita ikut dalam kasih Kristus," Ujarnya.

Sementara kehadiran orang tua beserta wali baptis membawa anak-anak datang ke Gereja agar bisa dipermandian, telah juga menjadi saksi menghantar anak-anak untuk diangkat, menerima serta mengambil bagian menjadi anggota Gereja Allah. 

Inipun sebenarnya sudah merupakan salah satu tugas dengan menghantar anak-anak bisa bergabung menjadi kanak-kanak Yesus sebagai salah satu bentuk kasih.

Untuk itu tugas bertanggungjawab memperhatikan setiap kebutuhan secara jasmaniah dan rohaniah anak-anak seturut jalan kasih Kristus.

"Memperhatikan segala kebutuhan baik itu jasmani maupun rohani. Menyekolahkan mendidik membesarkan bukan saja itu bertanggungjawab atas iman anak. Mengajarkan anak-anak berdoa juga tahu bersyukur berterimakasih krpada Tuhan juga sesama," Pintanya.

Sebanyak 24 orang kanak-kanak Yesus dari lingkungan Tuntuni Paroki Umanen Belu, telah menerima sakramen baptis sehingga sudah menjadi bagian anggota Gereja. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00