Donatur Korban Bencana Banjir Desa Numponi Dapat Informasi Dari RRI

KBRN, Malaka : Warga terdampak banjir di desa Numponi kecamatan Malaka Timur kabupaten Malaka bersyukur dan berterima kasih kepada Lembaga RRI yang sudah proaktif mengangkat kondisi masyarakat terdampak banjir di desa Numponi ke publik.

Menurut Ketua Relawan Desa Numponi Stefanus Bouk, berkat informasi berita RRI, warga terdampak bencana banjir di desa Numponi saat ini mulai mendapat berbagai bantuan dari sejumlah donatur. Rata-rata para donatur mengetahui informasi kondisi masyarakat terdampak bencana banjir di desa Numponi dari informasi berita yang di siarkan RRI.

Stefanus Menjelaskan, bantuan yang disalurkan ke desa Numponi tidak hanya dari kalangan masyarakat dan organisasi yang ada di Nusa tenggara Timur saja, para donatur yang memberikan bantuan kepada korban bencana di desa Numponi beberapa diantaranya juga datang dari propinsi lain di Indonesia.

"Kami sangat bersyukur karena dengan informasi RRI kami masyarakat terdampak bencana banjir di desa Numponi saat ini bisa mendapat bantuan dari berbagai pihak baik dari dalam daerah NTT, bahkan masyarakat di luar NTT yang membantu karena mendapat informasi dari RRI" Ujar Stefanus, Kamis (22/04/2021).

Lebih lanjut Stefanus menyampaikan walaupun pemerintah kabupaten Malaka baru memberikan bantuan sembako satu kali, tepatnya di hari ke sembilan pasca bencana banjir, masyarakat korban bencana di desa Numponi tetap bersyukur karena saat ini ada pihak lainnya yang terus hadir di tengah para korban bencana yang kondisinya memprihatikan. Di desa Numponi selain rumah warga hanyut dibawa banjir, ada sejumlah warga lainnya yang kondisi rumah dan seisi barang lainnya rusak akibat banjir tersebut.

Stefanus berharap, selain donatur, pemerintah Malaka bisa lebih intens hadir ditengah masyarakat Numponi yang terdampak bencana tahun ini, keterlambatan perhatian yang diberikan pemerintah kabupaten Malaka kepada para korban bencana banjir di desa Numponi harus menjadi perhatian serius pemerintah, agar kedepan pemerintah Malaka tidak boleh terkesan lambat merespon masyarakat terdampak bencana banjir.

Menurut Stefen, pemerintah tidak boleh terlambat hadir ditengah masyarakat terdampak bencana, karena disaat masyarakat diterpa bencana masyarakat tentu menaruh menaruh harapan besar terhadap pemerintah ketimbang pihak luar.

"Kami baru dapat bantuan dari pemerintah Malaka itu pada hari ke sembilan setelah banjir itupun kami relawan datang langsung ke posko utama bertemu Sekda dan juga sejumlah anggota dewan dan beberapa kadis yang ada di posko, kami berharap kejadian di desa Numponi bisa menjadi contoh karena Malaka daerah bencana maka kedepan pemerintah harus siap dan cepat jika ada masyarakat kena bencana, jangan tunggu 9 hari baru bergerak. Bisa-bisa masyarakat sudah putus napas baru pemerintah hadir" tandas Stefen.

Diakhir wawancara Stefanus juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak baik organisasi, komunitas, lembaga, termasuk sejumlah orang yang secara pribadi datang dan sudah mau membantu para korban bencana  yang ada di desa Numponi. Kebaikan para donatur tentu akan dibalas oleh Tuhan yang Maha Kuasa melalui doa yang di panjatkan para korban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00