Kepsek SMPK Donbosco Atambua, Kecam Oknum Buang Sampah Sembarang Tempat

Sampah Berserakan Tidak Terurus Sekitar Lingkungan Sekolah SMPK Donbosco Kelurahan Tulamalae Belu

KBRN, Atambua : Penanganan persoalan sampah beserakan di sepanjang ruas jalan antara SMPK  Donbosco dan SMAK  Surya Atambua kelurahan Tulamalae Kabupaten Belu, karena sejauh ini belum kunjung bisa terurus, sepertinya perlu upaya bersama.

Kepala SMPK Donbosco Atambua Pius Seran kepada RRI di ruang kerjanya Kamis (22/4/2021), sangat mengharapkan adanya kepedulian semua pihak paling tidak bisa melakukan upaya membersihkan tumpukan sampah yang dibuang sembarangan di sekitar lingkungan sekolah.

"Mohon kasian dengan anak-anak bersekolah kalau bisa dibuang diluar ditempat yang layak. Kami juga mohon bantuan Pemerintah Dinas terkait Lingkungan Hidup, untuk kita sama-sama masyarakat ya membersihkan karena pengguna jalan ini anak-anak kita baik ke SMA 1 SMP juga SDK Sta. Theresya Atambua II SMA Surya kasian ew ," Harapnya. 

Pimpimpinan sekolah Yayasan Pendidikan As'Tanara Belu inipun turut mengecam kelakuan oknum yang dinilai kurang bertanggungjawab.

"Oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab semua sampah yang harusnya dikubur tempat buangnya disini, ini sangat mengganggu kami," Kesalnya.

Sementara Ketua Yayasan Pendidikan As'Tanara Belu Vinsensius Brisius Loe ditemui dilokasi sekolah, cukup merasa prihatin terhadap kelakuan mereka yang tidak begitu peduli akan hal kebersihan lingkungan.

"Kebiasaan kita disini jugakan sampah kita buang sembarang saja. Ya  saya pikir perlu ada sanksi yang tegas untuk orang-orang tidak bertanggungjawab seperti itu," Tegas Ketua Yayasan Pendidikan As'Tanara Keuskupan Atambua ini.

Kesempatan terpisah Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Tulamalae Yulius Min dikonfirmasi RRI mengatakan, sudah seringkali masyarakat mengeluhkan persoalan sampah yang dibuang di sekitar ruas jalan antara lingkungan Tulamalae dan Halifehan Kelurahan Tenukiik tersebut

Pihaknya sudah memberi sosialisasi bahkan sempat memasang papan pengumuman bertulis himbauan untuk tidak membuang sampah secara sembarangan tempat, namun sepertinya tidak begitu di indahkan.

"Papan itu sudah copot dan masyarakat buang sampah itu bukan masyarakat Tulamalae buangnyakan saat malam hari entah sapa orangnya belum tahu, tapi ini sudah berlebihan terus terjadi, kasian bau busuk," Timpalnya.

Sementara menjawab persoalan tersebut melalui aksi Jumat bersih Jumat (23/4) esok, pihak Kelurahan berupaya melibatkan warga sekitar akan melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar dari persoalan sampah yang ada.

"Besok inikan kebetulan Jumat bersih kami informasikan untuk pak Rt bersama warga kita kerja sambil menunggu kami juga informasikan Dinas Lingkungan Hidup bantu," Tandas Yulius.

Sampah seperti popok bayi pembalut wanita maupun limbah sampah lainnya sudah sekian bulan terlihat begitu berserakan ditepi jalan bahkan sebagian menutup saluran drainase.

Kondisi inipun cukup mengganggu setiap kita saat melintas, karena limbah sampah mengeluarkan aroma bau busuk cukup menyengat hidung.

Sangat disayangkan menjadi sebuah pemandangan kurang menarik ditepi ruas jalan umum ditengah pemukiman serta lingkungan sekolah, ada tumpukan sampah bagaimana bisa terus dibiarkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00