Dandim 1605 Belu Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Insan Pers

KBRN, Atambua : Dandim 1605 Belu Letkol Inafanteri Wiji Untoro menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan Seldy Berek dan seluruh Insan Pers.

Wiji Untoro Minta agar Insan Pers mengerti kondisi anggotanya yang sementara berjuang bersama rakyat Malaka menghadapi kondisi musibah banjir bandang yang telah memporak-porandakan rumah, merusak sejumlah tanaman pertanian dan menghanyutkan ratusan ternak piaraan warga baik kecil hingga besar.

Menurut Wiji, di tengah kesibukan anggotanya dibawah terik matahari kadang Rasa emosi bisa muncul untuk itu ia berharap, insan pers dapat memaklumi kondisi tersebut.

Wiji Untoro menyampaikan, persoalan tersebut sudah diselesaikan oleh wakil bupati terpilih Luis Luky Taolin di kediamannya. Kedua belah pihak juga sudah saling memaafkan.

"Sebagai manusia lemah saya selaku Dandim saya Mohon maaf kepada Seldy Berek dan seluruh insan Pers atas perbuatan anak buah saya terhadap salah satu insan pers di Malaka. Mohon dimaklumi jika dalam menjalankan tugas anak buah saya sudah melakukan kesalahan semoga perdamaian yang sudah dilakukan bisa kembali memperkokoh silahturahmi antara TNI dan Insan Pers" Ujar Wiji Untoro, Jumar (15/04/2021).

Menurut Wiji Untoro kasus kemarin anggotanya hanya membentak korban, tidak benar jika anggota disebut telah memukul korban, namun sebagai Dandim Belu yang membawahi daerah militer kabupaten Belu dan Malaka Permohonan Maaf harus disampaikan kepada pihak korban.

"Kemarin Vidio itu sepotong-sepotong anak buah saya saya akui telah membentak, tapi tidak sampai memukul korban, saya tetap minta maaf atas perbuatan anak buah saya di lapangan, saya mohon maaf" Pungkas Wiji Untoro.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00