Pj. Bupati Belu Bagi Nomor Kontak Untuk Pelaku UMKM Yang Belum Terima Bantuan UMKM

KBRN, Atambua : Poly Jultouw pelaku UMKM di kelurahan Lidak Kecamatan Atambua Selatan kabupaten Belu kecewa, karena sejak bantuan UMKM digulirkan pemerintah pusat melalui dinas koperasi dan UMKM kabupaten Belu untuk mendukung para pelaku UMKM di Kabupaten Belu agar bisa tetap bertahan ditengah pandemi covid 19, justru dinikmati oleh sejumlah orang yang tidak memiliki usaha sama sekali.

Poly juga mempertanyakan Alasan pemerintah memberikan bantuan UMKM kepada warga yang bukan pelaku UMKM. Dan  Sangat miris jika pemerintah memberikan bantuan tersebut kepada seluruh anggota keluarga yang diketahui mereka tidak memiliki usaha dalam bentuk apapun.

Menanggapi keluhan para pelaku UMKM di kabupaten Belu tersebut, penjabat Bupati Belu Zakarias Moruk angkat bicara, zaka dengan tegas menyampaikan, akan segera memerintahkan kadis koperasi mengambil langka-langka  konkrit agar memastikan sejumlah penerima bantuan UMKM benar benar orang yang memiliki usaha, jika tidak maka dana tersebut dialihkan ke sejumlah orang yang belum di data namanya.

Menurut Zakarias kadis koperasi juga akan diminta untuk memastikan jangan sampai ada mafia data penerima bantuan UMKM di Belu. 

"Saya akan mencek jangan sampai ada mafia jika orang yang kategorinya sebagai penerima bantuan UMKM tidak terima bantuan, apa lagi di Lidak ada satu keluarga semua anggotanya menerima bantuan UMKM padahal mereka tidak punya usaha sama sekali ini kan salah" Ujar Pj. bupati Belu Zakarias Moruk, Jumat (16/04/2021).

Zakarias beharap, seluruh pelaku UMKM di kabupaten Belu yang belum menerima bantuan bisa pro aktif melaporkan, dan pada kesempatan tersebut Zakarias langsung membagikan nomor kontaknya kepada masyarakat.

"Yang belum terima bantuan UMKM ini nomor saya 081339275454 silahkan kirimkan pengaduannya ke nomor pribadi saya, biar tau dan langsung saya perintahkan kadis koperasi untuk segera ambil langka konkrit dan cepat" Pungkas Zaka Moruk.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00