Tim Buser Polres TTU berhasil mengamankan Le Ray, terduga pelaku penganiayaan dan pelecehan

Tiga orang Anggota Tim Buser Polres TTU bersama Terduga Pelaku, Le Ray (menggunakan masker) di Mapolres TTU, rabu (06/01/2021).jpg

KBRN, Kefamenanu: Tim Buru Sergap (Buser) Polres Timor Tengah Utara, Polda Nusa Tenggara Timur, berhasil membekuk Le Ray, pelaku penganiayaan dan pelecehan seksual terhadap korban BWA.

Dalam waktu 2 X 24 jam, Tiga orang Anggota Buser Polres TTU diantaranya, Bripka Policarpus Ikun Fahik, Brigpol Gregorius Haki Taslulu dan Brigpol Muhammad Nur BM berhasil menangkap pelaku yang sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah salah satu kerabatnya di Desa Halibate, Kecamatan Lasiolot, Kabupaten Belu.

Saat ditangkap, pelaku yang  berniat melarikan diri ke Timor Leste, pasrah dan tanpa ada perlawanan saat dibekuk tim buser polres TTU dan pelaku pun langsung digelandang ke Mapolres TTU untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kepada RRI, Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yulamlam mengatakan, Polres TTU melalui Tim Buru Sergap, berhasil membekuk terduga pelaku Le Ray hanya dalam kurun waktu 2×24 jam, usai menerima laporan polisi dari pihak korban.

Sujud menjelaskan, terduga pelaku usai melakukan tindakan kekerasan terhadap korban, langsung melarikan diri ke wilayah Belu untuk selanjutnya hendak menyebrang ke Timor Leste, dengan tujuan menghindari pengejaran aparat kepolisian.

Dan proses penangkapan pelaku, lanjut Sujud, berdasarkan informasi serta kerja keras tim, sehingga korban berhasil dibekuk di Desa Halibate, Kecamatan Lasiolot, Kabupaten Belu.

“Kita sudah berhasil tangkap terduga pelaku tadi malam dalam kurun waktu kurang lebih 2×24 jam. Terduga pelaku ditangkap di Desa Halibate, Kecamatan Lasiolot, Kabupaten Belu dan saat ini sedang diamankan di Polres TTU untuk kepentingan pemeriksaan,” jelas Kasat Reskrim Polres TTU, AKP. Sujud Alif Yulamlam kepada RRI, rabu (06/01/2021).

Sujud menambahkan, dalam pelariannya, terduga pelaku berniat menyeberang ke Negara Republik Demokratic Timor Leste, dengan tujuan lepas dari tanggung jawab. 

Namun sayangnya, niat pelaku untuk menyebrang ke RDTL belum kesampaian, Tim Baru Sergap Polres TTU terlebih dahulu membekuk terduga pelaku.

Untuk diketahui, Le Ray merupakan warga kelurahan benpasi kecamatan kota kefamenanu yang menjadi terduga pelaku penganiayaan dan pelecehan terhadap korban BWA (32), warga Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, pada Senin (4/1) di tiga lokasi berbeda.

Peristiwa penganiayaan dan pelecehan seksual itu terjadi lantaran pelaku cemburu lantaran korban berteman dengan Frids, salah satu pengelola akun Suluh Desa. 

Akibat penganiayaan tersebut, korban BWA (32), mengalami bengkak pada wajah, luka di kepala dan mulut, luka bakar serta lebam di sekujur tubuhnya dan Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres TTU untuk diproses secara hukum.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00