BPJAMSOSTEK Lindungi Petugas Pilkada di Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku

KBRN:Ambon- Senin, 10 Februari 2020 bertempat di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seram BagianTimur (SBT) Provinsi Maluku, BPJAMSOSTEK dan KPU Kabupaten SBT menandatangani Memorandum Of Understanding Tentang Perlidungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Petugas Pilkada se Kabupaten Seram Bagian Timur.

Petugas Pilkada dimaksud meliputi, Komisioner

KPU dan Staf KPU, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS).

Dalam kesempatan itu Ketua KPU Kab. SBT Kisan Kilian mengungkapkan jumlah Petugas Pilkada Bupati/Wakil Bupati tanhun 2020 ini berjumlah sekitar 2.694 petugas.

"Jumlah petugas Pilkada di Kab. SBT sekitar 2.694 petugas terdiri dari 75 petugas PPK, 594 Petugas PPS dan sekitar 2.100 petugas KPPS, jumlah tersebut belum termasuk Komisioner dan Staf di KPU" jelas Kisman. Lebih lanjut Kisman mengatakan semua petugas Pilkada di Kab. SBT akan diberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJAMSOSTEK.

"Saat ini sedang dilakukan seleksi petugas PPK yang akan dilanjutkan seleksi petugas PPS, dan semua petugas yang dinyatakan lulus akan didaftarkan di BPJAMSOSTEK untuk mendapatkan perlundungan jaminan sosial ketenagakerjaan" tegas Kisman.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Maluku, Alias Muin yang didampingi Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Masohi Kepulauan Seram, Zippora Lilian Wallyd mengatakan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJAMSOSTEK hadir untuk melindungi seluruh segmen pekerja termasuk pekerja atau petugas Pilkada.

"BPJAMSOSTEK hadir melayani dan melindungi seluruh pekerja, termasuk pekerja atau petugas Pilkada" terang Alias

Lebih lanjut Alias mengatakan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2019, manfaat BPJAMSOSTEK mengalami kenaikan yang sangat signifikan."Manfaat BPJAMSOSTEK kini naik sangat signifikan,kalau sebelumnya manfaat meninggal bukan karena kecelakaan manfaatnya 24 juta maka sejak Desember 2019 naik menjadi 42 juta, deikiman halnya manfaat jaminan kecelakaan kerja mengalami kenaikan sangat signifikan di Beasiswa anak, jika sebelumnya manfaat beasiswa hanya berjumlah 12 juta untuk 1 (satu) orang anak peserta kini manfaat beasiswa dibiayai untuk 2 (dua) orang anak dari jenjang TK sampai lulus Perguruan tinggi dengan maksimal manfaat 174 juta" pungkas Alias

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00