Latupati SBT Deklarasikan Pilkada Damai

KBRN, Bula : Sebagai upaya mewujudkan Pilkada 09 Desember 2020 yang damai, menciptakan atmosfir politik yang sejuk dan bersahaja, Pengurus Latupati Kabupaten Seram Bagian Timur pada Senin siang (30/11) menggelar deklarasi dan menyerukan Pilkada damai.

Bertempat di Hunimua Coffe Kota Bula, deklarasi diawali dengan acara duduk bacarita menghadirkan KPUD dan Bawaslu, TNI dan Polri serta unsur pers. Plt Ketua Latupati Razak Weul Artafela yang bertindak sebagai moderator membuka diskursus tersebut dengan mengemukakan alasan digelarnya acara dimaksud.

“Sejauh ini Majelis Latupati belum perna angkat bicara soal Pilkada ini. Sembilan hari jelang pungut hitung ini adalah saat yang tepat untuk kami bicara. Kami ingin tegaskan bahwa kami akan bersama-sama dengan TNI dan Polri, KPUD dan Bawaslu untuk menciptakan Pilkada 09 Desember yang damai dan sejuk,” ujarnya.

Majelis Latupati lanjut raja negeri Kian Darat ini menghimpun di dalamnya semua raja-raja negeri yang secara moril memiliki tanggungjawab menata dan membina kehidupan sosial, adat dan budaya masyarakat pada petuanannya masing-masing. Oleh sebab itu untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas terutama jelang pungut hitung agar Pilkada bisa berjalan dengan damai, diperlukan adanya keterlibatan maksimum dari para raja dimaksud.

Lewat deklarasi itu raja-raja negeri adat di daerah ini telah menegaskan sikap, melibatkan diri mengambil bagian tanggungjawab dalam ikut mewujudkan Pilkada yang damai dan sejuk dengan senantiasa menjaga dan memelihara situasi kamtibmas yang benar-benar kondusif mulai saat ini, pelaksanaan pungut hitung hingga penetapan Paslon terpilih oleh KPUD nanti.

Kapolres Andre Sukendar dalam paparannya menegaskan kesiapan pihaknya dalam menjaga, memelihara situasi kamtibmas yang kondusif demi teruwujudnya Pilkada yang damai. Selain meningkatkan frekuensi pengamanan saat hari pencoblosan melalui perkuatan pasukan dari Polda Maluku, secara prefentif pihaknya juga kini terus menerus membangun komunikasi dan koordinasi dengan semua stakeholder yang ada di daerah ini.

Tujuannya agar situasi keamanan yang sudah tercipta kondusif seperti saat ini dapat terus dipertahankan. Setiap potensi gangguan kamtibmas yang muncul di masyarakat dengan segera dapat diminimalisir. Kegiatan patroli juga rutin dilakukan termasuk menempatkan personil anggota polisi pada pos-pos jaga di beberapa lokasi di Kota Bula.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00