Tiga Dewan Muda Fraksi Perindo Tolak APBD Kota Ambon 2021

KBRN, Ambon : Tiga Anggota DPRD Kota Ambon dari Fraksi Partai Perindo, masing-masing Patrick Moenandar, Harry Far Far dan Johan van Capelle secara tegas menyatakan menolak APBD Kota Ambon 2021 yang sudah ditetapkan sebesar Rp1,260 triliun. 

Tiga anggota dewan yang masih  wajah baru di kursi Dewan Kota itu berbicara atas nama pribadi dan bukan  atas nama Fraksi Partai Perindo, karena Ketua Fraksi La Ode Rawidin menyetujui penetapan APBD 2021.

Banyak alasan yang membuat anggota Fraksi Partai Perindo Kota Ambon menolak penetapan APBD 2021. Namun alasan yang tidak bisa ditolerir oleh mereka adalah persoalan angka-angka yang melenceng atau berbeda dari angka yang tertuang dalam pembahasan KUA PPAS.

"Ini semua tidak benar. Ini hal yang salah dan tidak baik untuk kita teruskan karena terkait dengan persoalan angka-angka yang masih simpang siur. Angka-angka yang berbeda dari pembahasan KUA PPAS," gerah Moenandar kepada RRI, Sabtu (28/11/2020). 

Menurutnya, ada pergeseran angka sebesar kurang lebih Rp12 miliar  dalam APBD Kota Ambon yang menimbulkan tanda tanya. Selisih angka itu diketahui dari Pidato Walikota Ambon yang menyebut APBD 2021 telah ditetapkan sebesar Rp1,260 triliun, sementara pada pembahasan KUA PPAS nilainya hanya mencapai Rp1,247 triliun.

"Ada selisih 12 miliar rupiah di situ dan ini dibuktikan dengan pidato bapak walikota. Yang kita tahu pada KUA PPAS nilainya 1,247 triliun rupiah, tetapi dalam pidato walikota disebutkan 1,260 triliun rupiah. Ini uang rakyat yang harus kita kawal.Ini ada apa? Kok terkesan dibiarkan dan ditetapkan," heran Moenandar.

Ditambahkan Moenandar, sejak awal dirinya memang sudah gerah dengan sikap komisi yang tampak tergesa-gesa  dalam menyelesaikan proses pembahasan. Buktinya, hanya dalam waktu 2 hari, APBD Kota Ambon langsung ditetapkan.

"Contohnya ni Komisi III. Ada beberapa OPD yang dijadwalkan kembali untuk melakukan pembahasan, tetapi tidak dibahas lagi, bahkan tidak ada kejelasan dan penjelasan apa-apa kepada kami Anggota Komisi III. Ini ada apa?," tegas Moenandar.

Olehnya, atas nama pribadi dan dua rekannya di Fraksi Partai Perindo sebagaimana yang sudah disampaikan dalam keterangan pers, Moenandar menyatakan menolak dan tidak bertanggung jawab terhadap penetapan APBD Kota Ambon 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00