Sekitar 9000 Pemilih Di SBT Tidak Terdata Di DPS

KBRN, Bula : KPU Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) resmi menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada 09 Desember 2020. Penetapan DPS dilakukan pada Senin sore (14/09), berlangsung di gedung aula kantor KPUD, disaksikan Bawaslu setempat serta tim penghubung dari masing-masing bakal pasangan calon.

Jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPS sebanyak  92.504 orang. Angka ini diperoleh dari daftar pemilih hasil pemutakhiran PPK masing-masing kecamatan yang sebelumnya juga telah diuji secara elektronik ke dalam Sistem Data Pemilih (Sidalih). Jika disandingkan dengan jumlah DPT pada pemilu legislatif tahun lalu, maka setidaknya terdapat pengurangan jumlah pemilih sekira sembilan ribu orang. Atau dengan kata lain sekitar sembilan ribu orang warga SBT yang sebelumnya terdaftar pada Pilleg tahun kemarin kini tidak terdaftar di dalam DPS.

“Ya memang pemilih pada Pilleg 2019 itu sekitar sembilan ribu lebih yang tidak masuk. Dan itu terkonfirmasi hampir di semua kecamatan,” ungkap Ketua KPUD Kisman Kelian kepada Radio Republik Indonesia, usai memimpin rapat pleno tersebut.

Kendati ribuan warga belum teradaftar, namun Kelian menilai hal ini belum merupakan masalah serius mengingat DPS itu sendiri masih perlu diturunkan lagi ke masyarakat untuk mendapatkan uji publik. Dalam rens waktu itu warga yang belum terdata di dalam DPS dapat melaporkan diri agar segera didata petugas, begitu sebaliknya warga yang sudah terlanjur pindah domisili, atau pun meninggal dunia dilaporkan agar dicoret dari DPS.

Dirinya berharap dalam masa uji publik sejak DPS diturunkan sampai dengan sebelum DPS ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada bulan Oktober, semua pihak terutama para kepala desa proaktif memastikan warganya agar terdata di dalam daftar pemilih. Kepala desa dapat berkoordinasi dengan PPS masing-masing, warga yang belum terdaftar dengan segera didata

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00