22 Tahun Bung Ramly, Mantap di Kursi Legislatif & Bupati Buru

KBRN, Ambon : Mantan Bupati Buru Ramli Ibrahim Umasugi S.Pi, MM., bukanlah politisi biasa. Mengawali kiprahnya di panggung politik pada usia muda, Ramli yang juga dikenal  dengan sebutan RU, sukses mantapkan karir di kursi legislatif hingga Bupati Buru.

Bung Ramly alias RU, mengawali karir politiknya sebagai Anggota DPRD Buru dari Fraksi Partai Golkar. Dia memantapkan posisinya selama dua periode, yakni periode 2000 - 2004 dan 2004-2009.

Dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD, RU  dipercayakan menjadi Ketua DPRD Kabupaten Buru, tahun 2004 - 2006.

Sukses di kursi dewan, membuat karirnya kian bersinar. Berbekal pengalaman sebagai anggota dan Ketua DPRD Buru, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buru 2007, RU dengan mantap mengambil peran sebagai Wakil Bupati, berpasangan dengan calon Incumbent, Bupati Buru Husnie Hentihu.

Pilkada Buru 2007 berakhir dengan kemenangan pasangan Husnie Hentihu - Ramli Umasugi, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai Wakil Bupati Buru periode 2007-2012.

Setelah mengemban tugas sebagai Wakil Bupati, RU mendapat mandat dari DPP Golkar untuk menahkodai Partai Golkar Kabupaten Buru. 

Hasil dari kerja kerasnya, membuat Partai Beringin, semakin berjaya di Bumi Bupolo, sebutan khas Pulau Buru. Di bawah komandonya, Beringin Buru sukses menorehkan sejarah dengan mengunci 8 kursi legislatif dari total 25 kursi yang tersedia, plus 1 kursi untuk DPRD Maluku Daerah Pemilihan (Dapil) Buru - Buru Selatan.

Tak berhenti di situ, pada Pilkada 2012, RU kembali bermanufer dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Buru, menyusul terhentinya langkah Husnie Hentihu di panggung Pilkada, karena UU hanya membolehkan kepala daerah menjabat sepuluh tahun atau dua periode.

RU langsung mengambil inisiatif untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Buru, dengan menyunting  Sekretaris Daerah (Sekda) Ir. Juhana Soedrajat sebagai Wakil Bupati. Pasangan yang populer dengan Slogan RANA ini, akhirnya keluar sebagai pemenang.

Gaya kepemimpinan RU alias Bung Ramly yang merakyat, di mana aspirasi masyarakat diserap  langsung oleh dia dari desa, dusun dan gunung, menjadi modal berharga baginya untuk terus mempertahankan kekuasaan.

Terbukti, pada Pemilu Legislatif 2014, Golkar Buru kembali menggulung hampir separuh kursi legislatif di DPRD Buru. Dari 25 kursi dewan, Beringin Buru di tangan arsitek Bung Ramly, sukses mengunci 10 kursi dewan dan 1 kursi di DPRD Maluku.

Setelah sukses menambah sayap Fraksi Partai Golkar di Parlemen Buru, Bung Ramly dengan optimis  melenggang ke panggung Pilkada 2017, berpasangan dengan Amustafa Besan.

Dan seperti  yang sudah diprediksi, pasangan Ramli - Amustafa alias RAMA, sukses memenangkan Pilkada dengan meraup perolehan suara terbanyak dari kontestan lain.

Terakhir, pada momentum Pemilihan Ligislatif 2019, Bung Ramly kembali mengukir sejarah baru, dengan mengantar dua Srikandi Bupolo, yakni anaknya dan isteri mantan Bupati Buru Husnie Hentihu, melenggang ke kursi Parlemen Maluku.

Bung Ramly, juga sukses mempertahankan dominasi Fraksi Partai Golkar di DPRD Buru dengan nengoleksi 8 kursi legislatif.

Tidak heran, dengan melihat potensi dan pengalaman Bung Ramly di Buru selama 22 tahun , pada tahun 2020, alumni Fakultas Perikanan Universitas Pattimura (Unpatti) ini terpilih memimpin Partai Golkar Maluku periode 2020 - 2025 secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Maluku di Hotel the Nastepa.

Dia mendapat kepercayaan dari para pemegang suara, baik DPD Golkar Provinsi, DPD Golkar Kabupaten Kota, maupun Sayap. Partai. 

Hingga akhirnya,  pada 22 Mei 2022, Bung Ramly harus melepaskan jabatannya sebagai Bupati Buru di periode kedua. Kehilangan sosok pemimpin kharismatik, tentu saja dirasakan oleh mayoritas masyarakat Buru. 

Namun, langkah Bung Ramly di panggung politik, masih terbuka sepanjang ada niat dan keinginan untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Menilik Filosofinya, yakni  "Pelaut Ulung Tidak Terlahir dari Laut dan  Samudra  Yang Teduh, Tapi Terlahir dari Laut dan Samudra Yang Bergelombang", orang boleh saja  memprediksi, kiprah Bung Ramly akan terus berlanjut, entah sampai kapan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar