PDIP: Video Gubernur Maluku Sengaja Dipotong dan Disetting

KBRN, Ambon : Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Maluku menyampaikan reaksi keras terhadap oknum yang sengaja mengupload video Gubernur Maluku Murad Ismail hingga viral di media sosial. Video berdurasi 30 detik itu dipotong dan disetting seolah Gubernur Murad memarahi warga hingga menimbulkan sentimen negatif.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD PDIP Maluku Robert Tutuhatunewa dalam keterangan persnya, Jumat (07/05/2021) menyebut, postingan video tentang Gubernur Maluku yang diviralkan melalui media sosial adalah tindakan yang sangat tidak beretika karena yang bersangkutan dengan sengaja mendistribusikan dan atau mentransmisikan informasi elektronik dengan tujuan mencemarkan nama baik Gubernur Maluku.

Video tersebut sengaja diunggah untuk menimbulkan rasa kebencian dan atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat terhadap Gubernur Murad Ismail.

Menurut Tutuhatunewa, video yang diposting hingga viral di media sosial adalah video yang tidak utuh. Video tersebut hanya diambil potongan-potongan yang sesuai dengan tujuan dan maksud jahat mereka yang memposting, karena sebenarnya video tersebut memperlihatkan sikap Gubernur Maluku terhadap protokoler istana yang mencoba menghalanginya dari presiden.

Ceritanya, saat kunjungan Presiden Joko Widodo ke Ambon untuk melihat kondisi korban gempa tektonik 2019, mobil gubernur dihalang-halangi Protokol Istana agar tidak mendekati mobil Presiden, hingga memicu kemarahan gubernur terhadap protokoler istana yang kebetulan seorang ibu. 

Sehubungan dengan itu, DPD PDIP Maluku mengajak masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan postingan video yang bertujuan menarik masuk masyarakat ke dalam settingan kepentingan orang  yang memposting.

Masyarakat diajak menahan diri dengan tidak membagikan dan atau mentransmisikan video tersebut melalui media sosial karena bila hal itu dilakukan, ada konsukensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 Tentang ITE Pasal 27 dan Pasal 28 

Lebih jauh, DPD PDIP Maluku mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama saling mendukung dan memberi perhatian terhadap pelaksanaan pembangunan di Maluku, dengan senantiasa berusaha menahan diri terhadap provokasi provokasi yang dilakukan melalui media sosial untuk mencapai tujuan tertentu. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00