Maluku Taklukkan Papua Barat 2 – 1 Pada Laga Pembuka Pra-Pon Sepakbola Putra Zona 7

KBRN, Ambon: Maluku berhasil memenangkan partai perdananya melawan Papua Barat dengan skor 2 – 1 pada Prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (Pra-Pon) sepakbola putra zona 7. Berlangsung di Stadion Mandala Remaja Karang Panjang Ambon pada Kamis sore (5/12/2019), Maluku secara dramatis membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 0 – 1 di babak pertama. Dimana Papua Barat berhasil unggul lebih dulu melalui gol cepat yang dibuat oleh sang striker Daniel Saroi di menit ke-8. Skor 0 – 1 pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, tim tuan rumah seperti menemukan kembali pola permainannya. Berbagai peluang terus tercipta namun belum mampu dikonversi menjadi gol. Tekanan yang terus dibuat oleh Maluku membuat barisan pertahanan Papua Barat kewalahan. Hingga akhirnya, Jumri Arifin Ohorella dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih. Pemain bertahan Muhammad Yusran Rumadaul sukses mengeksekusi pinalti tepat di menit ke-56 yang menyeimbangkan skor menjadi 1 – 1.

Setelah berimbang, Maluku semakin gencar melepaskan berbagai serangan. Memasuki menit ke-63 Maluku kembali mendapatkan kesempatan. Ichwan Tuharea yang telah lebih dulu berdiri bebas di jantung pertahanan Papua Barat lolos tanpa pengawalan. Umpan crossing Marsel Yusuf Usemahu dari tengah lapangan berhasil diselesaikan dengan cantik oleh pemain Elite Pro Academy asal Bhayangkara FC U-18 ini. Skor 2 – 1 bertahan hingga wasit Steven Yubel Poli meniup peluit panjang.

Pelatih kepala Maluku Rifai Lestaluhu yang ditemui media usai pertandingan mengaku bersyukur atas raihan anak asuhnya. Kemenangan memang menjadi incaran Maluku untuk mebuka peluang lolos dari Pra-Pon. Ditanya mengenai pempilan anak asuhnya yang cukup berbeda antara babak pertama dan babak kedua Lestaluhu menuturkan, anak asuhnya tidak siap. Dimana seharusnya setiap pemain dalam setiap pertandingan harus siap menghadapi lawan dan keadaan apa pun. Lestaluhu menjelaskan, 15 menit pertama memang anak asuhnya seperti tidak siap. Baru setelahnya perlahan permainan anak asuhnya mulai berjalan baik. Puncaknya paruh kedua, para pemain tampil sesuai arahan. Sehingga pola permainan berjalan sesuai keinginannya.

“Pertandingan kedua nanti merupakan partai penentu bagi kami, maka kami akan tampil all out dan semoga bisa meraih hasil maksimal”, ujar Lestaluhu.

Sementara itu, manager tim Pra-Pon sepakbola putra Papua Barat Rizal Huesin mengaku cukup kecewa dengan hasil pertandingan. Kekecewaan Husein bukan karena penampilan para pemain lawan, namun datang dari wasit yang memimpin pertandingan. Sejumlah keputusan wasit dirasa sangat merugikan timnya, termasuk pemberian kartu kuning terhadap sang pelatih kepala Metu Duaramuri. Husein menegaskan, kekalahan ini akan dilupakan karena Papua Barat harus berfokus satu partai terakhir melawan Maluku Utara. Meski kemenangan menjadi dambaan, namun tujuan utamanya datang bersama tim ke Ambon adalah untuk memperkenalkan talenta muda Papua Barat.

“Kekecewaan memang ada, karena pertandingan ini dinodai dengan tindakan tidak fair play. Dimana tindakan tidak sportif ini justru datang dari keputusan wasit yang merugikan pihak kami. Kami akan melayangkan protes resmi dengan menyurati PSSI terkait dengan kejadian hari ini”, terang Husein.

Berdasarkan hasil pertandingan ini, maka Maluku berada di puncak klasemen sementara dengan 3 poin sementara Maluku Utara dan Papua Barat belum memiliki poin. Dijadwalkan partai berikutnya akan mempertemukan Papu Barat dan Maluku Utara pada Sabtu (7/12/2019). Jika berakhir imbang, maka peluang Papua Barat dianggap hilang. Karena saat Maluku Utara bertemu Maluku pada, siapa pun yang memenangkan pertandingan tidak akan mempengaruhi nasib Papua Barat. Namun jika Papua Barat menang atas Maluku Utara, maka nasibnya akan bergantung hasil antara Maluku Utara melawan Maluku. Dijadwalkan, partai terakhir Pra-Pon sepakbola putra zona 7 akan digelar pada Senin (9/12/2019). (NAL/Foto: Bude Nahumarury)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00