Pendaftaran Calketum KONI Maluku akan Dibuka, Ini Syaratnya

KBRN, Ambon : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku telah membentuk Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Provinsi Maluku masa bakti 2022-2026.

Kepada RRI, Ketua Harian KONI Provinsi Maluku Agus Lomo mengungkapkan, Tim Penjaringan dan Penyaringan Calketum KONI Maluku mulai melakukan tahapan penjaringan dan penyaringan menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Maluku, yang diawali dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat olahraga dan anggota KONI Provinsi Maluku sejak tanggal 24-30 Januari 2022.

Tahapan selanjutnya yakni pembukaan pendaftaran dan pengambilan formulir pendaftaran dibuka tanggal 31 Januari - 14 Februari 2022.

"Penutupan pendaftaran tanggal 14 Januari 2022, Pukul 24.00 WIT. Untuk pengembalian berkas tanggal 14-16 Februari 2022. Sementara verifikasi berkas oleh TPP pada tanggal 16-18 Februari 2022," jelas Agus Lomo.

Dikatakan, untuk penetapan calon ketua umum KONI Maluku masa bakti 2022-2026 dilakukan pada tanggal 19 Februari 2022, dan hasil kerja dari Tim Penjaringan dan Penyaringan akan disampaikan dalam Musorprov KONI Maluku pada tanggal 26 Februari 2022.

Berikut Persyaratan Calon Ketum Umum KONI Maluku : 

1. Calon Ketua Umum pernah atau sedang menjabat sebagai Ketua Umum Pengprov Cabang Olahraga Provinsi atau Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota dan Pengurus KONI Provinsi/Kabupaten/Kota;

2. Memperoleh rekomendasi tertulis dari atau diusulkan oleh minimal 30% Pengprov Cabor dan minimal 30% anggota dari KONI Kabupaten/Kota yang masih aktif masa bakti kepengurusan nya dan tidak bermasalah (dibuktikan dengan melampirkan SK Kepengurusan); dengan ketentuan setiap anggota (KONI Kabupaten/Kota dan Pengprov Cabor) hanya boleh merekomendasikan atau mengusulkan satu nama calon ketua umum KONI Provinsi Maluku dan harus ditandatangani oleh ketua umum atau jika ketua umum berhalangan tetap maka dapat ditandatangani oleh sekretaris umum;

3. Calon ketua umum adalah Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK);

4. Calon ketua umum tidak terikat partai politik atau sebagai pengurus organisasi partai politik (non partisan);

5. Calon ketua umum tidak sedang menjalani proses hukum atau pidana;

6. Calon ketua umum wajib membuat pernyataan tertulis bermaterai 10.000 tentang: 

a. Kesediaan, kesiapan dan kesanggupan yang bersangkutan sebagai Calketum KONI Provinsi Maluku masa bakti 2022-2026;

b. Kesediaan untuk memperkenalkan diri, memaparkan visi dan misinya sebagai Calketum KONI  Provinsi Maluku masa bakti 2022-2026 dihadapan Sidang Pleno Musorprov KONI Maluku Tahun 2022;

c. Mematuhi, mentaati dan menjalankan AD dan ART KONI;

d. Kesediaan dan kesiapan waktu sebagai Ketum KONI Provinsi Maluku masa bakti 2022-2026;

e. Surat pernyataan dilampiri;

- Riwayat hidup singkat;

- Surat keterangan dokter yang menyatakan berbadan sehat;

- Fotokopi KTP dan KK 

- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK);

- Surat keterangan bebas narkoba dari BNN/BNP.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar