Target PON Papua Meleset, KONI Maluku Diminta Lakukan Evalusi

KBRN, Ambon : Maluku berada pada urutan ke-21 klasemen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/Papua, dengan total medali 15 keping terdiri dari, 5 medali emas, 4 medali perak dan 6 medali perunggu.

Ketua Harian KONI Maluku Agus Lomo menuturkan, perolehan medali tersebut jauh dari target yang ditetapkan yakni 8 medali emas, lantaran beberapa cabor tidak terukur seperti muaythai, tinju hingga kempo yang menjadi cabor andalan Maluku harus dirugikan akibat keputusan wasit juri yang berpihak ke daerah lawan.

"Untuk cabor tidak terukur segala hal bisa terjadi di arena. Dan saya sudah membicarakan hal ini dengan berbagai pihak baik KONI Pusat, maupun beberapa utusan dari daerah sehingga harus dievalusi demi perkembangan prestasi olahraga," ujar Agus Lomo, Selasa (19/10).

Meski demikian kata Agus Lomo, segala keputusan dari para wasit juri tetap diterima namun diharapkan tidak terulang lagi pada PON ke XXI/2025 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, sehingga atlet tidak merasa dirugikan.

Kesempatan yang sama Ketua Pengprov Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku, Anos Yermias mengatakan, segala bentuk kecurangan pada event olahraga baik ditingkat Nasional hingga Internasional menjadi hal biasa dan sering terjadi.

"Olehnya itu perlu adanya langkah antisipasi mengantisipasi segala kecurangan tersebut," kata Anos Yermias.

Menggapai sebuah prestasi olahraga lanjut Anos Yermias, butuh perjuangan. Secara tegas ia meminta kepada KONI Maluku, agar dapat mengevaluasi setiap cabang olahraga.

"KONI harus berani mengatakan cabor-cabor yang tidak becus dan itu harus segera evaluasi. Jangan kita takut menyampaikan apa yang benar menurut kita. Dan sudah saatnya, semua cabor harus dievaluasi," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00