Lewat Foto Nonton Bola, Polisi Ringkus DPO Pembunuhan di Pasar Mardika

KBRN, Ambon : Tersangka kasus pembunuhan di Pasar Mardika Ambon berinitial IT, akhirnya diringkus polisi setelah buron selama satu tahun.  Dia diciduk setelah polisi menemukan jejaknya melalui foto pertandingan sepakbola di sebuah kampung.

Kapolresta Pulau Ambon Leaae Kombes Polisi Leo Simatupang dalam keterangan persnya, Rabu (23/09/2020) mengungkapkan, IT diciduk personil Polres Seram Bagian Timur (SBT) setelah foto dirinya yang sedang menyaksikan pertandingan sepakbola di Kampung Nekan Negeri Kilimury Kecamatan Kilimury Kabupaten SBT  dikirim oleh masyarakat ke polisi.

"Jadi, pengungkapan kasus ini unik, karena ada masyarakat yang mengirim foto dia sedang menonton pertandingan bola di kampung itu. Dia bersembunyi di kampung itu, lalu ada yang melihat dia menyaksikan pertandingan sepakbola, kemudian memfoto dia dan mengirimnya kepada kami," ungkap kapolresta.

Setelah dilidik, ternyata benar pelaku bersembunyi di kampung tersebut, yakni Kampung Nekan Negeri Kilimury. Dia pun diringkus personil Polres  SBT di salah satu rumah warga yang dijadikan sebagai tempat persembunyian atau tumpangan sementara.

Menurut kapolresta, berdasarkan keterangan tersangka, kasus pembunuhan di Pasar Mardika pada tahun 2019 lalu bermula dari percekcokan antara IT dengan korban yang tak lain adalah isterinya sendiri. Penyebab percekcokan dipicu oleh rasa cemburu dan sakit hati gara-gara korban dicurigai selingkuh.  

"Berdasarkan keterangan tersangka, kasus ini berawal dari cekcok mulut karena korban menurut tersangka selingkuh. Pada saat cekcok mulut, tersangka  memukul korban sekali. Masih cekcok mulut,  tersangka akhirnya mengambil pisau dari pinggang kirinya, lalu menusuk korban," jelas kapolres.

Atas perbuatannya,  IT dijerat dengan pasal berlapis, yakni UU KDRT terkait tindak kekerasan fisik yang menyebabkan korban meninggal, UU KUHP pasal 338 terkat pembunuhan dan Pasal 351 tetkait penganiayaan dengan ancaman hukuman lebih dari 12 tahun penjara. 

Kasus pembunuhan di Pasar Mardika terjadi pada Minggu 30 Juni 2019 di Lorong Pisang Bank Arta Graha samping Bank Mandiri Pasar Mardika Jalan Pantai Mardika  Kota Ambon. Korban alias isteri pelaku adalah pedagang pisang dan peristiwa pembunuhan terjadi pada siang hari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00