Jadi Tersangka, Tiga Pengeroyok Atlit Maluku Terancam Lima Tahun Penjara

KBRN, AMBON : Setelah melakukan penangkapan, polisi akhirnya menetapkan tiga pelaku pengeroyok atlet Maluku, Stanislaw Suarlemik  sebagai tersangka.

Atlet berusia 23 tahun  yang akan mengikuti PON di Papua ini,  dianiaya  sejumlah pemuda  dikawasan Soa Cupa, Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon,  pukul 18.30 Wit, Minggu (18/4/2021).  

Tiga pelaku yang  ditetapkan sebagai tersangka adalah  QT, SP dan IE.  Mereka sudah ditahan di Rutan Polsek Baguala setelah ditetapkan tersangka siang tadi, Senin (19/4/21). 

"Ya, QT,SP, dan IE sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan," ungkap Kapolsek Baguala, Iptu Morlan Hutapea kepada RRI, malam tadi. 

Ia menjelaskan, ketiga tersangka dijerat  Pasal 170 KUPidana tentang barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang. "Ancaman dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan,"  ucapnya.

Kapolsek menjelaskan, awalnya korban  dan rekannya Brian Erens Hehanussa (28) saling berboncengan  menggunakan kendaraan roda dua dari arah Desa Suli menuju  kota Ambon.  Melewati jembatan Barito desa Passo,  pelaku yang menggunakan kendaraan roda dua  menyerempet korban dan rekannya. Hehanussa  yang dibpnceng korban  sempat berkata kasar kepada para pelaku.

Tak berapa lama  kemudian datang beberapa  rekan  pelaku  yang langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dan rekannya. Salah satu pelaku adalah Qlaudyo Tutuarima (QT), Akibat  kejadian tersebut korban mengalami bengkak dan lebam pada bagian mata sebelah kanan,  sedangkan Hehanussa mengalami luka bengkak pada  pipi  sebelah kanan, luka gores pada  hidung dan luka robek pada bagian bibir sebelah atas. 

Kapolsek Baguala Iptu Morlan Hutahean yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek, polisi sudah melakukan menyelidikan dan saat ini tiga pelaku sudah diamankan.

"Benar, pelaku sudah diamankan. Ada tiga orang yang sudah diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka," singkatnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00