Tanpa Sekolah Tatap Muka, Aleg PKB : Anak-Anak Ambon Nanti Bodoh

KBRN, Ambon : Belum diaktifkannya sekolah tatap muka secara menyeluruh di Kota Ambon tak hanya menimbulkan kekuatiran pemerhati pendidikan, tapi juga mengusik kalangan legislatif.

Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Kota Ambon dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gunawan Mochtar kepada awak media, Senin (17/01/2022) mengaku resah dengan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang belum  mengaktifkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh sekolah.

Menurutnya, Pemkot Ambon tak boleh menjadikan capaian vaksin yang masih rendah maupun ancaman virus Omicron  sebagai alasan belum menerapkan PTM di seluruh sekolah, karena tanpa sekolah tatap muka anak-anak hanya bermain-main dalam rumah.

"Kalau tidak aktifkan sekolah tatap muka, anak-anak Ambon nanti bodoh, karena mereka tiap hari hanya main HP dan main-main saja dalam rumah," ingat Gunawan.

Sehubungan dengan itu, selaku orang tua dan juga Anggota DPRD,  dia meminta Walikota Ambon Richard Louhenapessy segera mengaktifkan sekolah tatap muka pada tingkat SD maupun SMP secara menyeluruh, untuk menyelamatkan anak-anak dari ancaman kebodohan.

"Jang jadikan vaksij sebagai alasan, kalau guru sudah pasti diivaksin lah, kalau murid, jangan jadikan alasan karena orang tua murid masih ada yang tidak ingin anaknya divaksin," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon Ferdinandus Taso menyatakan, ada 39 SMP di Kota Ambon, dan juga Sekolah Dasar, yang belum dibolehkan melaksanakan PTM karena belum memenuhi kriteria sebagaimana yang diatur dalam SKB Empat Menteri.

Untuk itu, dia berharap, satuan pendidikan dimaksud segera melengkapi data di laman Dapodik, sehingga pada bulan Februari 2022, seluruh sekolah di Kota Ambon sudah bisa melaksanakan PTM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar