Unpatti - Khon Kaen University, Gelar World Class Program

KBRN, Ambon : Pusat Studi Bahasa Universitas menyelenggarakan “Word Class Program” yang merupakan kerjasama dengan Western Language Departement of Khon Kaen University – Thailand. 

Kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kualitas penguasaan bahasa termasuk pembelajaran bahasa asing di Unpatti ini, dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Pattimura, Prof. Fredrik Leiwakabessy, melalui ruang vitual (zoom).

World Class Program dilaksanakan pada Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Jerman FKIP yang berlangsung dari bulan Juli-Oktober 2021, sementara Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP akan berlangsung pada Oktober-Desember 2021.

Dalam sambutannya Prof. Leiwakabessy mengatakan, Universitas Pattimura mendukung seluruh kegiatan yang digagas oleh Pusat Studi Bahasa yang bekerjasama dengan Western Language Departement of Khon Kaen University – Thailand,  serta berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh semua pengajar dan mahasiswa dengan baik agar produk luaran yang nantinya dihasilkan dari program ini yakni buku resep kuliner tradisional Maluku dan Thailand, dan  Coorperation Agreement untuk bidang akademik dapat terealisasi. 

Hal yang sama diharapkan juga dapat terealisasi pada World Class Program yang nantinya akan dilakukan pada program studi  Bahasa Inggris dengan luaran produk Pocketbook Eco Tourism dan Coorperation Agreement untuk bidang akademik bekerjasama dengan Burriram Rajabhat University Thailand. 

Leiwakabessy juga berharap, program ini dapat mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka secara berkesinambungan.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Bahasa Unpatti,  M.M.  Nikijuluw mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kerjasama antara Universitas Pattimura dalam hal ini Pusat Studi Bahasa dan Western Language Department Khon Kaen University – Thailand untuk berbagai kegiatan antara lain "Joint International Seminar" dan pertukaran mahasiswa untuk belajar Bahasa Indonesia dan Budaya Thailand. 

"Hal yang paling penting adalah program ini dilaksanakan dalam rangka internasionalisasi universitas," ujarnya. 

Lanjut dikatakan pelaksanaan program ini diatur dalam  proses  pembelajaran selama beberapa bulan sesuai schedule dan satu bulan tambahan untuk merampungkan produk luaran yang dihasilkan, sehingga mahasiswa Thailand dan mahasiswa Unpatti akan bersama berkolaborasi untuk  menyusun konsep buku kuliner, dan bagi dosen kedua universitas ini selain sebagai pengajar akan bertindak juga sebagai editor produk luaran sebelum dipublikasi. 

Nikijuluw berharap agar sebagai fasilitator,  penyelenggaraan program ini akan menjadi  pilot project bagi program studi pendidikan Bahasa Jerman, Bahasa Inggris maupun program studi lainnya, dan akan terus dievaluasi. 

Selanjutnya mahasiswa yang mengikuti program ini akan dilaporkan ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi sebagai mahasiswa World Class Program dan berharap memperoleh banyak pengalaman.

"Semoga kerjasama ini bisa terus dibangun, dan kita dapat terus mengembangkan ide dan berkolaborasi semakin baik," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00