Unpatti Apresiasi Gerakan Seribu Startup Digital 2021

KBRN, Ambon : Kota Ambon akhirnya menjadi salah satu kota yang terlibat dalam Gerakan Seribu Start-Up Digital tahun 2021. Sejalan dengan itu, Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon menjadi salah satu mitra bagi upaya merealisasi Gerakan Seribu Start-Up Digital.  

Rektor Unpatti Prof. M.J Saptenno, mengapresiasi rencana sosialisasi Gerakan 1000 Startup Digital pada Universitas Pattimura, karena gerakan tersebut memberikan dampak positif bagi mahasiswa dan alumni.   

"Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi terus mendorong agar 80 persen  lulusan universitas dalam kurun waktu 6 bulan setelah lulus harus mampu memperoleh pekerjaan. Kadang-kadang pengertian ‘kerja’ bagi para lulusan ini adalah berkerja disektor swasta maupun pemerintahan, walaupun dengan upah yang tidak terlalu besar," ujar Rektor

Ditegaskan Rektor, menjadi startup adalah suatu aktivitas yang bisa menumbuhkan inovasi-inovasi serta kreatifitas dan mendatangkan keuntungan, dan ini yang harus digagas dan dikembangkan ke depan," tambah rektor.

Ditambahkan, ke depan, pihaknya akan berupaya agar mahasiswa maupun alumni diberdayakan agar timbul kesadaran dan pemahaman bahwa teknologi harus dimanfaatkan untuk mendapatkan peluang kerja, sekaligus sebagai bentuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka melalui diperlukan sinergitas semua pihak.

Gerakan Nasional Seribu Startup Digital diinisasiai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sejak tahun 2016. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat generasi muda menjadi entrepreneur.

Pelaksanaan gerakan ini diharapkan melibatkan semua pihak, agar bisa mengakselerasi skala bisnis dan ekosistem digital secara lebih cepat, mengingat  sektor informasi dan komunikasi menjadi sangat penting bagi  masyarakat dalam melakukan aktivitas secara daring dalam masa pandemi Covid 19.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo Bonifasius Wahyu Pudjianto dalam acara sosialisasi secara virtual, Jumat (23/07/2021), mengungkapkan, Gerakan 1000 Startup adalah upaya bahu membahu oleh penggerak ekosistem startup di seluruh Indonesia. Kominfo memfasilitasi gerakan ini agar tumbuh dan berkembang di kalangan  Teknopreneur, mulai dari Universitas, Komunitas, dan juga para penggerak dibidang Startup.

"Upaya kami adalah untuk mengkoneksikan agar para pencetus Teknopreneur ini dapat memiliki ruang saling berbagi mendapatkan informasi dan masukan dari para mentor, para mentor adalah mereka yang telah berhasil mendirikan usaha tersebut," ujar Bonifasius. 

"Kita harus membangun sartup sebagai upaya memecahkan masalah, diharapkan para mahasiswa yang kelak lulus dari Universitas bukan sebagai pencari kerja tetapi sebagai pembangun solusi dan pencipta lapangan kerja, khususnya di Ambon." terangnya.

Melalui audensi yang dilaksanakan secara virtual, Regional Project Office 1000 Startup Digital,  M. Ikhsan Tualeka dan Elvialiana Y. Watopa, menjelaskan over view dan rencana pelaksanaan sosialisasi gerakan 1000 Startup Digital kepada mahasiswa Unpatti nantinya digelar berbentuk seminar secara daring dan diharapkan  mahasiswa mampu memahami sekaligus  menjadi bagian dari gerakan ini. 

"Target yang ingin dicapai  ada pada bidang agrikultur, kesehatan, pendidikan, pariwisata,logitik dan maritim. Mahasiswa Unpatti diharapkan bisa menjadi pioner lahirnya star up digital yang mumpuni di Maluku," ujar Tualeka

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00