Mahasiswa Unpatti Raih Kesempatan Belajar di Universitas Padua-Italia

KBRN, Ambon : Pangeran Michael Sihaloho, Mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian, dinyatakan lolos dalam seleksi program Indonesia Internasional Mobility Award (IISMA) 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.  

Universitas Pattimura adalah satu-satunya Universitas di Timur Indonesia yang mahasiswanya dinyatakan lolos dalam seleksi IISMA Tahun 2021. Michael sapaan akrabnya, berhasil diterima pada Universitas Padua, Italia  dan  akan mengikuti pembelajaran selama 1 (satu) semester. 

“Universitas Pattimura juga akan mensupport dan memfasilitasi yang bersangkutan untuk pengurusan visa sedangkan biaya yang terkait dengan transportasi, biaya hidup, biaya pendidikan serta asuransi selama yang bersangkutan menempuh pendidikan akan ditanggung oleh DIKTI, ujar Ketua Internasional Office, Wilma Latuny. 

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Fredrik Leiwakabessy menjelaskan, IISMA merupakan salah satu program yang mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka,disamping program lainnya yang memberikan peluang luas untuk semua mahasiswa berkompetisi, seperti  magang, studi independent bersertifikat, Kampus Mengajar tahap II untuk SD dan SMP, pertukaran mahasiswa Permata disemester depan dan banyak  kesempatan lainnya.

"Kami berharap, sekembali dari program ini, yang bersangkutan dapat memberikan motivasi dan support kepada teman-teman mahasiswa lainnya sehingga mereka juga termotivasi untuk mengikuti  kompetisi dan berlomba melihat peluang pada program-program  yang mendukung MBKM," harapnya.  

Kesempatan yang sama, Pangeran Michael Sihaloho berharap, pada periode berikutnya mahasiswa Unpatti akan  lebih banyak yang lolos program IISMA maupun program lain dalam mendukung kebijakan MBKM.

"Kalau saya melihat peta pesebaran peserta yang mendaftar maupun yang dinyatakan lulus dari Timur Indonesia sangat sedikit. Olehnya itu kedepannya harus lebih banyak dan semoga ada network antara Unpatti dengan Universitas Padua Italia dalam bidang pendidikan dan science," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00