Kajati Maluku Minta Jajarannya Cegah Aksi Radikalisme dan Ujaran Kebencian

KBRN, Ambon:  Kepala Kejaksaan Tinggi  (kajati) Maluku Yudi Handono,SH, MH memimpin upacara pelantikan dan serah terima jabatan, sekaligus pengambilan sumpah jabatan 2 (dua) orang pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi Maluku, bertempat di Aula lantai 2 Kantor Kejaksaan Tinggi Maluku, Rabu (15/1/2020).

Adapun  pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya tersebut yaitu  Undang Mugopal, SHsebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku menggantikan Dr Erryl Prima Putera Agoes, SH, MH yang dipromosikan sebagai Wakajati Jawa Tengah dan Herwin Ardiono, SH sebagai Kajari Maluku Barat Daya (MBD) yang menggantikan Ivan Damanik, SH.,MH,  yang dimutasikan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu di Pasir Pengaraian, Provinsi Riau.

"Prosesi ini tidak sekedar kegiatan seremonial semata, melainkan merupakan moment yang tepat untuk mengingatkan kita bahwa tugas dan jabatan yang diemban melekat di dalamnya konsekuensi,"cetus kajati disela-sela acara pelantikan.

Kajati juga mengingatkan,  pergantian jabatan merupakan kewajiban dan tanggung jawab yang besar untuk mendedikasikan diri secara total dan penuh pengabdian demi terpenuhinya kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Menariknya, ada pesan khusus  disampaikan kajati bahwa,  seluruh jajarannya yang ada seluruh kabupaten dan kota di Maluku,

agar meningkatkan  kewaspadaan dan rasa tanggung jawab memiliki, dengan terus melakukan pengawasan melekat di lingkungan jajaran masing-masing.

Ini penting, sehingga berbagai bentuk penyimpanan dapat diatasi dan dicegah. Terlebih pemantauan kepada setiap personil dari paham radikalisme dan ujaran kebencian yang seringkali terpapar atau diunggah melalui media sosial yang dimiliki.

Kajati tak lupa menekankan  point tugas yang harus segera dilaksanakan untuk membangun kejaksaan.  Seluruh jajaran kejaksaan diminta melakukan identifikasi dan analisis dan formulasikan solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan hukum di daerah guna akselerasi pelaksanaan tugas,wujudkan penegakan hukum yang tidak hanya berpijak pada aturan hukum positif, namun dalam hal tertentu perlu juga mempertimbangkan nilai-nilai keadilan yang berkembang di masyarakat.

Selain itu, menciptakan penegakan hukum yang memastikan terciptanya kepastian dan suasana kondusif bagi para pelaku usaha, untuk menjalankan bisnis dan investasinya, sehingga dapat berkorelasi positif dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemudian, representasikan seluruh jajaran sebagai penegak hukum yang sejalan dan selaras dengan visi dan komitmen pemerintah untuk mewujudkan  "Indonesia  Maju" dalam penegakan hukum yang berkualitas, serta mampu mendukung terciptanya keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional di segala bidang, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tidak kalah penting adalah, memberikan  kontribusi positif secara konsisten dan berkesinambungan dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), sebagai bagian dalam upaya mempercepat terciptanya reformasi birokrasi.

Selanjutnya, tumbuhkan dan pelihara solidaritas dan kebersamaan dalam ikatan " Jaksa itu satu dan tidak terpisah-pisahkan (een en ondelbaar). Jauhkan sikap ego sektoral, perkuat sinergitas dan koordinasi yang utuh antar masing-masing bidang, guna optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan.

"Bagi para kajari yang wilayah hukumnya akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tahun 2020 agar senantiasa mengawal dan menjaga proses pilkada pada setiap tahapannya, melalui upaya hukum yang tidak memihak, tidak diskriminatif serta bebas dari anasir dan muatan yang didasari pada kepentingan pribadi atau golongan tertentu,"ingatnya

Diakhir sambutan, kajati berharap pejabat yang baru dilantik mampu memberikan energi positif dan semangat baru sehingga dapat meningkatkan kinerja yang optimal dan lebih baik lagi, teriring apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pejabat lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan penuh pengabdian.

Acara ini diikuti oleh para Asisten, para Kajari, Kabag TU, Koordinator, dan  Pegawai di lingkup Kejati Maluku maupun Kejari Ambon.(SS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00