Gereja Siap Edukasi Penerapan 4 M

Pengurus GPM Pulau Ambon Timur sedang mempersiapkan Materi Edukasi 4M di gereja

KBRN, Ambon : Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau Ambon Timur membantu pemerintah memberikan edukasi pencegahan Covid-19 kepada jemaat setempat. 

"Kami dari Pihak Gereja siap membantu Pemerintah untuk memberikan Edukasi Bagi Jemaat maupun Masyarakat untuk bagaimana mencegah Pandemi Covid-19. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama," kata Ketua Klasis Pulau Ambon Timur, Pdt Cak Sapulette, Sabtu (17/10/2020)

Dikatakan, edukasi ini dipandang perlu dilakukan Gereja, karena selama ini Pemerintah giat memberikan sosialisasi kepada masyarakat namun belum semua orang mematuhi serta mau mengikuti anjuran pemerintah.

"Mengedukasi masyarakat merupakan panggilan Gereja untuk memutus Mata rantai pandemi Covid-19. Nanti disetiap kegiatan gereja akan diselipkan materi berkaitan dengan pencegahan covid-19," ujarnya

Sementara itu, Ketua Media Center Klasis Pulau Ambon Timur, Joy Adriaansz mengatakan, Tim edukasi terdiri dari 30 Jemaat yang ada di Klasis Pulau Ambon Timur.

"Edukasi penerapan 4M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, akan dilakukan melalui Audio maupun Visual yang rencananya akan ditayangkan sebelum memulai Ibadah Minggu dan setiap Ibadah -Ibadah organisasi Gereja lainnya," terangnya

Ketua Media Center yang juga Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kota Ambon menambahkan, untuk menyusun materi Edukasi ini Tim Media Center akan bekerjasama dengan Tim Kesehatan Klasis Pulau Ambon Timur.

"Untuk materi edukasi tersebut akan ditutup dengan pesan Gembala yang akan diberikan langsung oleh Ketua Klasis Pulau Ambon Timur dan didampingi seluruh Pimpinan Jemaat yang ada di Wilayah tersebut," aku Ketua Tim Media Center.

Ketua berharap, Edukasi ini mampu membawa dampak yang positif, dengan semua jemaat yang sadar dan mau menerapkan protokol kesehatan melalui 4M, sehingga bisa membantu pemerintah memutus rantai penularan COVID-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00