"Guru Keliling" Solusi Belajar Siswa Difabel Di Tengah Pandemi

KBRN, Ambon : Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) terus berinovasi ditengah pandemi Covid-19. Hal itu terbukti lewat program unggulan yang dihadirkan dalam memenuhi kebutuhan pembelajaran siswa yakni belajar di Pro2 RRI, dengan edisi terbarunya yakni Progran Guru Keliling yang diperuntukan bagi siswa penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus.

Kali ini, LPP RRI Ambon kembali menyasar siswa berkebutuhan khusus salah satunya Prayuni Sairly, Siswa Tuna daksa pada SLB Negeri kota Ambon pada Rabu, (14/10).

Kepala sekolah SLB Negeri Kota Ambon Endah Pratiwi menuturkan, pihaknya sangat  mengapresiasi program yang digagas RRI, karena sangat membantu siswa berkebutuhan khusus serta guru dalam proses belajar mengajar. 

Program ini lanjut Pratiwi, sekaligus menjadi bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa siswa difabel pun turut mendapat perhatian dalam dunia pendidikan meski masih dibatasi dengan mewabahnya Covid-19.

"Khusus SLB Negeri Kota Ambon itu, tercatat ada 115 siswa, pada jenjang SDLB, SMPLB dan SMALB. Ditengah pandemi ini, kita lakukan belajar jarak jauh. Olehnya itu program ini jadi solusi kita semua, dimana RRI dapat memediasi guru dan murid," tandasnya.

Sambutan hangat pun disampaikan Mince Warella orang tua siswa dari Prayuni Sairly. Ia mengaku senang, karena program guru keliling dari RRI dapat menyasar siswa disabilitas khsusnya di SLB negeri Ambon.

"Sangat senang sekali, karena ibu guru datang langsung mengajar di rumah. Kalau begini, anak saya lebih paham," ujar Mince.

Sementara itu, Kepala Bidang Program Siaran LPP RRI Ambon Drs. Pelinus Latuheru menuturkan, Program guru keliling diluncurkan oleh Direktorat Program Produksi LPP RRI dengan harapan menggugah kepedulian semua pihak terhadap hak-hak pendidikan anak berkebutuhan khusus dan siswa di daerah terpencil.

Program ini lanjut Latuheru, sekaligus menjadi wujud kepedulian RRI yang lahir atas sebuah kepekaan terhadap situasi dan kondisi yang sementara di alami. 

"Program ini sistimnya jemput bola. Jadi RRI sebagai mediator dalam mengajak guru langsung ke rumah siswa. Bahkan kegiatan belajar pada progran guru keliling, tidak hanya disiarkan pada Programa 2 diseluruh Indonesia, tetapi juga akan ditayangkan di RRI Net," ujar Latuheru.

Dikatakan, program ini mendapat aspresiasi luar biasa dari semua kalangan, mengingat RRI mampu mengkreasikan kegiatan belajar mengajar bagi siswa, tak terkecuali para siswa berkebutuhan khusus. Diharapkan, program ini para siswa difabel mampu memahami pelajaran yang diberikan serta dipantau langsung oleh para guru.

"Mengingat jadi solusi belajar siswa difabel, Guru keliling ini sesuai agenda akan dilaksanakan hingga Desember nanti. Untuk selanjutnya, kita menunggu arahan dari pusat," tutup Latuheru.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00