Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Namrole

KBRN, Ambon : Ibukota Kabupaten Buru Selatan, Namrole di guncang gempa bumi tektonik  pada pukul 12.42 WIT dengan kekuatan 5,5 Magnitudo, pada Jumat, (07/08).

"Hasil analisa Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ambon, menunjukkan gempa bumi memiliki parameter dengan magnitudo M=5,5. Episenter gempa terletak pada koordinat 3,75 Lintang Selatan (LS) dan 126,30 Bujur Timur (BT) atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 104 Kilometer meret (Km) arah Barat Daya Buru pada kedalaman 15 km," jelas Sunardi, Kepala Stasiun Geofisika Ambon.

Sunardi mengatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan jika memperhatikan  lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa  yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktifitas West Buru Fracture (Sesar Buru Barat).

"Hasil analisa mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa tersebut dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike slip fault)," kata Sunardi.

Dampak gempa lanjut Sunardi, dirasakan di wilayah Namrole IV MMI. Namun, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hingga Jumat 7 Agustus 2020 pukul 12.40 WIT, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). Kendati demikian, dihimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindar dari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa," tutup Sunardi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00