Rapid Test Resmi Rp 150 Ribu

Sekretaris Kota Ambon, A G. Latuheru

KBRN, Ambon : Meski belum menindaklanjuti surat edaran Kemenkes dengan mengeluarkan surat resmi soal penetapan harga rapid test sebesar Rp 150.000, namun Sekretaris Kota Ambon, A G Latuheru menegaskan, harga rapid test di Ambon mulai diterapkan sejak diterbitkannya SE Kemenkes RI tersebut.

Latuheru saat diwawancarai Wartawan, usai mengikuti Rapat bersama Pansus Covid-19 DPRD Kota Ambon, di Balai DPRD, Kamis (9/7) juga menegaskan, jika ada pihak yang masih menerapkan harga lama yang berkisar antara Rp. 400-600 ribu, maka itu adalah pelanggaran.

"Suratnya sudah dibuat tapi saya belum tandatangan. Tapi dengan surat edaran yang telah dikeluarkan itu, maka sudah diharuskan atau diminta untuk melakukan seperti yang dimintakan, yaitu diharga Rp. 150.000. Dan semua pihak sebagai pelaksanaan agar menyesuaikan dengan aturan itu. Kalau dia melebihi, maka dianggap pelanggaran,"tandasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan batas tertinggi pemeriksaan rapid test antibodi untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) sebesar Rp 150.000. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Rapid Test Antibodi. Surat itu ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Bambang Wibowo pada 6 Juli 2020 lalu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00