Penemuan Rapid Test Bekas, Resahkan Warga Suli

KBRN, Ambon: Tiga kantong rapid test bekas ditemukan di kawasan lokasi wisata Natsepa, desa Suli Kabupaten Maluku Tengah, dan membuat warga menjadi resah.

Kapolsek Salahutu Iptu Djafar Lessy yang dikonfirmasi, membenarkan adanya penemuan limbah tersebut.  Ia mengatakan, pihaknya sudah  melakukan pengecekan dan  limbah rapid test yang ditemukan bukan berasal dari puskesmas  desa Suli.

“Ketika menemukan alat-alat tersebut, warga langsung melaporkan ke Polsek  dan sudah cek bukan dari puskesmas yang ada di suli,” ucapnya.

Kapolsek sangat menyesalkan tindakan orang yang tidak bertanggung jawab, karena membahayakan warga sekitar.

“Seharusnya diamankan agar warga tidak resah,” katanya.

Ia menambahkan, setelah memeriksa temuan tersebut, langsung diamankan tim gustu Provinsi Maluku.

Sementara itu, Kadis pengendalian dampak lingkungan hidup Roy Korneles Syauta mengatakan, setelah dilakukan pengecekan, rapid test bekas yang ada dalam kantong plastik hanya dalam jumlah yang sedikit, namun becampur dengan sampah.

"Setelah dihubungi ketua gustu provinsi maluku, langsung kita amankan dan cek. Ternyata dalam kantong plastik itu ada gelas dengan nomor dan alat rapid tes tapi sedikit sja, hampir satu tas kresek sedang. lainnya itu isinya sampah,"tandasnya.

Untuk menghindari adanya perilaku tidak bertanggung jawab, Syauta telah meminta Kapolsek Salahutu serta Kepala Puskesmas desa Suli agar sama-sama mengawasi hal tersebut.

Selanjutnya Ia berharap, bagi instansi vertikal maupun masyarakat jika melakukan rapid test, limbahnya jangan dibuang pada tempat sampah umum namun disimpan dan dikoordinasikan dengan gustu, agar diangkut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00